• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Tolak Sahkan Demokrat Versi KLB, Hinca: Pelajaran untuk Para Begal

Romi J. by Romi J.
31 Maret 2021
119
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menyambut baik keputusan pemerintah yang menolak mensahkan Demokrat versi KLB.

Menurut Hinca, keputusan pemerintah itu adalah pelajaran bagi para begal politik, bahwa uang dan kekuasaan tidak serta merta bisa memasung dan mengangkangi demokrasi.

“Keadilan sudah tiba ditempatnya. Pelajaran untuk para begal, bahwa uang dan kekuasaan tidak serta merta bisa memasung hukum dan mengangkangi demokrasi. Catat itu,” tulis Hinca di akun twitternya, @hincapandjaitan, Rabu 31 Maret 2021.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menolak permohonan pengesahan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara.

Penolakan ini diumumkan pemerintah saat konferensi pers Kemenkumham Yasonna Laoly bersama Menkopolhukam Mahfud MD, Rabu 31 Maret 2021.

“Dengan demikian pemerintah menyatakan bahwa permohonan pengesahan KLB Deli Serdang 5 Maret 2021 ditolak,” kata Yasonna.

Yasonna mengungkapkan beberapa persyaratan berkas yang tak dipenuhi oleh Demokrat versi KLB. Dantaranya adalah belum adanya pengurus DPD dan DPC, serta tidak adanya mandat DPD dan DPC.

Selain itu, Yasonna mengatakan pemerintah masih berpegang ke AD/ART Partai Demokrat yang disahkan pemerintah pada 2020 lalu.

Dengan penolakan ini, secara resmi Demokrat yang sah tetap berada di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (bpc4)

Tags: begal politikdemokratdemokrat klbhinca
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU
Politik

Ini Harapan AHY Setelah MK Putuskan PHPU

...

Read moreDetails
Cak Imin AHY SBY

Apa Nggak Mau Ketemu Demokrat, Cak Imin ke AHY: Itu Takdir

Rizki JP Poliang mundur

Rizki JP Poliang Ungkap Alasannya Mundur dari Golkar dan Bakal Maju Caleg dari Demokrat

Mundur Dari Partai Golkar, Rizki JP Poliang Bergabung di Demokrat

Pertemuan Surya Paloh dengan AHY

PKS Legowo Soal Keputusan Surya Paloh, “Tak Ada yang Lebih Penting dari Negara”

NasDem, Demokrat dan PKS Deklarasi Koalisi 10 November   

Next Post
fasilitas restrukturisasi di Riau, praktik investasi bodong

OJK Dorong Direksi dan Pemegang Percepat Isi Kekosongan Posisi Komisaris BRK

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.