• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Kata PDI Soal Tudingan Jokowi Represif

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Oktober 2020
Jokowi represif

Anggota DPR dari Praksi PDI Perjuangan, Aria Bima. (Net)

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan bahwa tudingan Presiden Jokowi represif banyak disalahartikan. Pernyataan ini disampaikan saat menjadi narasumber di acara Mata Najwa.

“Represif yang seperti apa? Kita lihat sajalah,” kata Bima.

Dia juga menimpali kritikan Rocky Gerung yang memberi nilai A minus untuk Jokowi. ‘A untuk kebohongan, minus untuk kejujuran’. Menurut Bima, sikap seperti ini sudah sangat jelas menggambarkan pola berdemokrasi yang kebablasan.

“Jurus demokrasi di era sekarang bisa dilihat dari berbagai bentuk. Rocky Gerung itu tidak hanya mengkritik tapi caci maki di YouTube dan area publik,” sambungnya.

Sementara, maksud dari demokrasi yang kebablasan, menurut Bima, karena dipergunakan tanpa koridor yang jelas. 

Di masa Presiden Jokowi, perkembangan teknologi sangat pesat — menggambarkan situasi yang sangat berbeda jika dibanding rezim sebelumnya. Kondisi inilah yang semakin memperburuk suasana hingga tanpa kendali sehingga sulit dibedakan mana informasi hoaks dan hasutan.

“Apa kita mau kembangkan terus (hoaks dan hasutan). Harusnya ada batasan, dan batasan itu bukan di Jokowi tapi di UU ITE,” sambungnya.

Pernyataan Bima kemudian ditimpali oleh Direktur Pusako Universitas Andalas Feri Amsari. Dia mengatakan bahwa ‘wajah’ Jokowi yang sesungguhnya adalah saat ini. “Yang lain itu, yang direkayasa oleh tim, dari Solo, Jakarta dan kemudian menjadi Presiden,” ujarnya.

Dia menjelaskan secara teoritis, bahwa dalam berbagai literasi mengenai hukum tata negara dan politik, ada namanya ‘kutukan periode kedua’. “Di periode kedua itu tidak hanya muncul berbagai skandal, tapi watak asli seorang presiden,” sebutnya.

Saat ditegaskan watak asli Presiden Jokowi seperti apa, dia menjawab, “Ya, represif. Kita melihat di era Jokowi, seseorang yang membawa bendera pusaka di penjara. Itu di era Jokowi,” sambungnya.

“Ada lima anak muda yang bermimpi Indonesia bebas dari korupsi, meninggal (akibat tindakan para aparat). Apa respon Jokowi. Hari ini orang berkumpul rame-rame, membahas UU yang tidak melibatkan publik sama sekali, dan Jokowi sadar betul dan tahu betul banyak bolong dan salahnya dalam pembuatan UU ini, Jokowi tidak peduli,” sambung Feri.

Sementara, tindakan-tindakan yang disusul adalah penangkapan banyak orang. Jika memang Presiden Jokowi memakai gaya ‘Solo’, maka dia akan mengajak banyak orang dengan cara-cara elegan dan cara-cara demokrasi.

“Orang yang menangkap lawan politiknya sudah pasti represif. (Pembuatan) UU yang tidak melibatkan banyak orang, pasti Undang-Undangnya represif, ada teorinya. Kalau mau membantah mestinya ditunjukan bukti apa bahwa Jokowi demokratis nggak ada saya lihat,” ujar Feri. (bpc2)

Tags: aria bimaJokowijokowi represifpdiperjuanganPresiden
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Nasional

Kabinet Merah Putih Berubah Lagi, Berikut Nama Menteri dan Kapolri Baru

...

Read moreDetails
DPR RI Ingatkan Aset Daerah Harus Proktif secara Ekonomi

DPR RI Ingatkan Aset Daerah Harus Produktif secara Ekonomi

Presiden Prabowo Sebut “Tenang Saja” saat Nilai Tukar Rupiah Melemah

Presiden Prabowo Sebut “Tenang Saja” saat Nilai Tukar Rupiah Melemah

Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Presiden Prabowo Cabut Tunjangan DPR Usai Protes Nasional Tewaskan Enam Orang

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Ilustrasi: Canva / Melba

OCCRP Rilis Tokoh Dunia Paling Korup, Termasuk Joko Widodo

Next Post
terkonfirmasi corona di kalangan anak muda

Ahli Epidemiologi Riau: Orang Muda Terserang Corona Bukan Hal yang Luar Biasa

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.