Di Tengah Covid-19, Riau Rayakan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dengan Nuansa Berbeda

Kamis, 12 November 2020 10:53
Di Tengah Covid-19, Riau Rayakan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dengan Nuansa Berbeda
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir – Foto: Diskominfotik Riau

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Riau harus merayakan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56 dengan nuansa sangat berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan tidak lepas dari corona (Covid-19) yang hingga kini masih mewabah.

“Kalau biasanya kan, kita merayakan hari Kesehatan Nasional di luar ruangan, seperti memanfaatkan momentum Car Free Day atau CFD. Namun, untuk tahun ini jelas suasana perayaannya sangat berbeda,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir.

Advertisement

Hari Kesehatan Nasional diperingati setiap tanggal 12 November. Tahun ini, Hari Kesehatan Nasional bertepatan pada hari ini, (Kamis). Mimi mengatakan, perayaan ini akan dilakukan secara virtual yang langsung terhubung dengan Kementerian Kesehatan, secara nasional.

Peringatan itu ditandai dengan menghidupkan sirene. Kemadian kami juga akan membagi-bagikan masker secara gratis kepada masyarakat, dan kegiatan-kegiatan lain yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing,” tuturnya.

Baca: Disnakertrans Riau: Formulasi Upah Pekerja Tak Diatur dalam UU Cipta Kerja

BACA JUGA:  Satgas Covid-19 Siak Terus Bersiaga di Pos Pantau Kerinci Kanan

Di Riau, beberapa kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasioanl, selain membagikan masker, juga akan dilakukan beberapa kegiatan lain, seperti pemeriksaan kesehatan di panti asuhan, memberikan sembako, rapid tes massal di salah satu pasar di Pekanbaru.

Selanjutnya juga akan digelar yakni mengapresiasi tenaga kesehatan dalam bentuk sumbangan barang. Ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada tenaga kesehatan. Dia menambahkan, kegiatan yang sama kemungkinan akan linier dengan kegiatan-kegiatan di kabupaten/kota. 

“Intinya kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional mengikuti standar protokol kesehatan. Inilah kehidupan normal baru. Jangan sampai dengan peringatan ini justru memunculkan klaster baru,” sambung Mimi. (bpc2)