• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BMKG: Waspada Gelombang Laut Setinggi 6 Meter Akibat Siklon Tropis Taliah

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Februari 2025
ilustrasi: Pixabay

ilustrasi: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi hingga enam meter di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Fenomena ini dipengaruhi oleh siklon tropis Taliah yang tengah berkembang di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa siklon tropis Taliah yang terpantau dalam beberapa hari terakhir bergerak menjauh dari Indonesia. Meski demikian, dampaknya masih terasa, terutama pada peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di beberapa perairan.

“Peringatan dini terhadap potensi gelombang tinggi ini berlaku mulai hari ini, 7 Februari, hingga Senin, 10 Februari 2025,” ujar Eko dalam keterangannya, Jumat 7 Februari 2025.

BMKG mencatat bahwa pola angin di Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut ke timur laut dengan kecepatan 6-25 knot. Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian selatan, angin bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan 6-30 knot.

Kecepatan angin tertinggi tercatat di beberapa perairan, antara lain:

  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Samudra Hindia selatan Jawa
  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Laut Flores
  • Laut Arafuru

Kondisi ini berpotensi meningkatkan tinggi gelombang di beberapa perairan, dengan kategori sebagai berikut:

Gelombang 1,25 – 2,5 meter

  • Selat Malaka bagian utara
  • Samudra Hindia barat Aceh hingga Nias
  • Selat Karimata
  • Laut Jawa, Laut Bali, Laut Sumba, dan Laut Flores
  • Selat Makassar bagian selatan
  • Teluk Bone
  • Laut Banda, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, dan Laut Seram
  • Laut Arafuru bagian utara, tengah, dan timur
  • Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua

Gelombang 2,5 – 4 meter

  • Samudra Hindia barat Mentawai hingga Lampung
  • Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB
  • Samudra Pasifik utara Maluku
  • Laut Arafuru bagian barat

Gelombang 4 – 6 meter (kategori sangat tinggi)

  • Laut Natuna Utara
  • Samudra Hindia selatan NTT

Tim meteorologi maritim BMKG menilai bahwa kondisi gelombang tinggi ini dapat membahayakan aktivitas pelayaran. Kapal nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, serta kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar diimbau untuk lebih berhati-hati.

“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir, khususnya nelayan dan pelaku transportasi laut, diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi,” tegas Eko.

BMKG terus memantau perkembangan siklon tropis Taliah yang pertama kali terdeteksi di Samudra Hindia selatan Indonesia pada awal Februari 2025. Fenomena ini berpotensi memicu cuaca ekstrem di beberapa wilayah dan meningkatkan risiko bencana di perairan terdampak.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.***

Tags: fenomenalingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Warga Dihimbau Tidak Terbangkan Drone Saat Heli Kopter Waterbombing Beroperasi

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Next Post

Wakil Ketua Dprd Riau Ahmad Tarmidzi Bersama Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Tatib Dprd Riau Studi Banding Ke Dprd Jawa Barat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.