Ini Cara Sederhana Mengenali Covid-19

Senin, 16 November 2020 11:31
Ini Cara Sederhana Mengenali Covid-19
Ilustrasi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Cara sederhana mengenali Covid-19 penting untuk diketahui. Pemerintah sejauh ini tengah mengantisipasi kemungkinan lonjakan kedua dalam tren penyebaran wabah ini. Oleh sebab itu setiap warga perlu mengerti dan paham untuk mengenali keberadaan Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, masyarakat di berbagai belahan dunia saat ini sedang mengalami fenomena second wave pandemi Covid-19.

Advertisement

Second wave atau lonjakan kedua adalah tren kenaikan kasus yang kembali memuncak setelah mengalami kurva penambahan kasus yang melandai. mengingatkan masyarakat Indonesia untuk waspada.

“Bahwa lonjakan kasus, merefleksikan kenaikan kasus aktif atau orang yang sakit, baik yang tengah menjalani isolasi atau dirawat akibat Covid-19,” jelasnya saat memberikan keterangan pers seperti yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, akhir pekan lalu.

Baca: PBB Sebut Dunia Hadapi Epidemi Berita Palsu

Menurut World Health Organization (WHO), gejala Covid-19 akan muncul atau dapat dirasakan setelah lima atau enam hari dari terpapar virus Covid-19. Atau juga, paling lama dapat dirasakan setelah 14 hari, bahkan terkadang tidak tampak sakit.

Pada umumnya, ada dua istilah untuk membedakan pasien Covid-19. Ialah, asimtomatik yang berarti dapat menularkan tanpa menunjukkan gejala apapun dan presimptomatik yang berarti orang yang masih dalam tahap pengembangan gejala atau berada dalam masa inkubasi.

Wiku juga merujuk pada tiga penelitian yaitu dari Kronbichler et al pada 506 pasien dari 36 studi (2020), He et al pada 50 pasien dari 114 studi (2020), dan Yu et al pada 79 pasien dari 3 Rumah Sakit di Wuhan China tahun 2020.

Ketiga penelitian itu menyatakan bahwa, kebanyakan penderita Covid-19 yang tidak bergejala adalah populasi berusia muda dan berpotensi menularkan orang-orang sekitarnya.

“Hal ini fenomenanya juga terjadi di Indonesia. Berdasarkan hasil riset itu, apabila seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka terbebas atau tidak berada dalam kondisi sakit,” ujar Wiku.

Karenanya ia meminta masyarakat untuk terus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan. Karena efektifitas penekanan risiko penularan akan lebih maksimal dengan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Saya himbau masyarakat jangan lengah, karena pandemi masih berlangsung. Dan saya apresiasi seluruh elemen, baik tenaga kesehatan, komunitas,  pemerintah dan masyarakat karena kerjasamanya bisa bertahan di mas pandemi Covid-19 sampai sekarang,” tambahnya. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 30 November 2020 11:31

Kisah Rosmainar, Penjual Kue Basah untuk Hidupi 8 Orang Anaknya di Tengah Pandemi

#covid-19 #corona #sumbar #penjualkue

Senin, 30 November 2020 11:15

Giring Sebut Hanya Politik Uang yang Bisa Jatuhkan Calon PSI di Pilkada Serentak

#giring #psi #politikuang

Senin, 30 November 2020 11:13

Mirisnya Penanganan Jenazah Diduga Korban Covid-19, Mati Pun Masih Salah Urus?

#penyelenggaraanjenazah #covid #corona #riau

Senin, 30 November 2020 10:44

Kepala BKD Beberkan Sudah Lebih 400 Pegawai di Pemprov Riau Terkonfirmasi Covid-19, Sudah 8 Meninggal

#pegawai #covid #coronadiriau #bkdriau #pegawaicovid

Senin, 30 November 2020 10:25

Satgas Penanganan Covid-19 Riau Benarkan Istri Gubernur Syamsuar Terkonfirmasi Corona

#istrigubri #konfirmasicorona #istrisyamsuar #hjmisnarni

Senin, 30 November 2020 09:01

Piala Dunia U-20 Tak Ganggu Format Liga 1

#U-20

Senin, 30 November 2020 08:01

Upaya Pembunuhan Bung Karno Saat Shalat Id

#BUNGKARNO

Minggu, 29 November 2020 17:32

Timnas U-16 akan Kembali TC di Sleman Desember Nanti

#TIMNAS