Akhir Tragis Dinasti Bani Abbasiyah

Minggu, 06 September 2020 12:18
Akhir Tragis Dinasti Bani Abbasiyah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sejak didirikan oleh Abdullah as-Saffah Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas pada 132 hijriah atau 750 masehi, Dinasti Bani Abbasiyah bertahan hingga enam abad lamanya.

Namun, kemasyhuran Bani Abbasiyah harus berakhir tragis setelah dihancurkan bangsa Mongol pada 640 hijriah atau 1258 masehi.

Advertisement

Ada beberapa faktor yang menyebabkan melemahnya Bani Abbasiyah, diantaranya faktor internal dan eksternal.

Beberapa faktor internal yang menjadi penyebab lemahnya Bani Abbasiyah diantaranya adalah melemahnya peran khalifah. Di akhir-akhir kekuasaannya, peran dan kekuatan khalifah melemah dan tak punya banyak pengaruh.

Baca: Manfaat Tidak Tidur Setelah Salat Subuh, Badan Terasa Lebih Segar

Faktor internal lainnya yang menjadi penyebab lemahnya Bani Abbasiyah adalah merosotnya ekonomi negara. Para menteri suka menghambur-hamburkan uang negara, dan kemudian memungut pajak yang sangat besar kepada rakyat.

Sementara itu, fanatisme aliran keagamaan seperu Mu’tazilah, syiah, sunni, dan kelompok-kelompok lain juga turut memperparah keadaan negara.

Akhirnya, pada 10 Februari 656 hijriah atau 1258 masehi, pasukan Mongol dibawah pimpinan Hulagu menyerang Baghdad dengan sangat efektif. Khalifah dan 300 pejabat menyerah, namun kemudian dibunuh secara kejam.

Pasukan Mongol kemudian menghancurkan kota Baghdad. Banyak karya ilmu pengetahuan yang dihancurkan, dan seluruh kota dijarah dan dibakar. Dengan demikian, berakhirlah Dinasti Abbasiyah. (bpc4)