PKS Kecam Tindakan Israel yang Serang Warga Sipil Palestina Saat Ibadah

Minggu, 09 Mei 2021 08:30
PKS Kecam Tindakan Israel yang Serang Warga Sipil Palestina Saat Ibadah
Bendera Israel berlatarkan Al-Aqsa. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera [PKS] mengecam tindakan Israel yang melakukan penyerangan terhadap warga sipil Palestina saat ibadah.

Polisi Israel dilaporkan menyerang warga Palestina pada Jumat 7 Mei 2021, malam di Kota Tua Yerusalem Timur kompleks Masjid Al-Aqsa yang. Tindakan itu setidaknya membuat 53 orang sipil terluka.

Advertisement

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengecam tindakan itu dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh militer itu adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata.

“Saya melihat video yang beredar, aparat Israel melempar granat kejut ke arah kerumunan yang terdapat anak-anak dan perempuan. Ini jelas pelanggaran yang terang-terangan terhadap hak asasi manusia, ini bentuk teror yang keji,” kecam Sukamta, dikutip Sabtu, 8 Mei 2021.

Baca: Momen Pria Kulit Hitam Selamatkan Pria Kulit Putih dari Amukan Massa “Rasis yang Dilunturkan?”

BACA JUGA:  Apakah Arab Saudi Akan Berdamai dengan Israel?

“Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera bertindak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Palestina,” sambungnya.

Sukamta menjelaskan, tindakan provokasi secara sengaja telah dilakukan aparat Israel sejak awal Ramadhan dengan menerobos dan memutus kabel pengeras suara Masjid.

Kemudian, disusul pembiaran aparat terhadap rangkaian penyerangan kelompok ultra kanan ke warga palestina.

“Jika melihat rangkaian kekerasan yang terjadi, terlihat ada upaya sistematis Israel untuk mengusir warga Palestina dari wilayah Yerusalem Timur. Penggusuran rumah-rumah warga Palestina terus terjadi, juga penyerangan terhadap warga sipil di tempat ibadah,” ungkapnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini berharap pemerintah, dimana l Indonesia menjadi anggota Komisi HAM PBB, terus proaktif dapat mendorong komunitas internasional melakukan upaya menghentikan kekerasan Israel dan mendorong ada perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa. Karena, kompleks Masjid Al-Aqsa punya status hukum yang jelas dan dilindungi. 

“Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran oleh pihak Israel berlanjut. Masjid Al-Aqsa ada salah satu situs suci ummat Islam, tindakan provokasi terhadapnya bisa memicu kemarahan ummat Islam sedunia,” ucapnya.

Sukamta juga meminta Pemerintah Indonesia terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina dan memberikan bantuan kemanusiaan yang diperlukan.

“Selama masih dalam kondisi terjajah, rakyat Palestina akan selalu hidup dalam kesengsaraan. Kemerdekaan akan jadi solusi permanen bagi rakyat Palestina. Pemerintah Indonesia perlu terus mendorong perwujudan agenda ini dalam forum-forum internasional,” tukasnya. (bpc2)