• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korut Dilanda Kelaparan, Warganya Sampai Makan Reptil

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Juli 2020
106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Krisis akibat pandemi di Korea Utara atau Korut sangat membuat warga di negara sengsara. Mereka dikabarkan menghadapi krisis kelaparan dan dipaksa untuk memakan terrapin atau hewan jenis penyu rawa. “Negara ini kekurangan makanan untuk dimanakah,” ujar seorang warga di sana.

Jutaan orang bertahan hidup di bawah garis kemiskinan karena sanksi yang dijatuhkan PBB atas negara tertutup itu. Selain itu perbatasan yang ditutup karena COVID-19 membuat keadaan semakin memburuk.

Soal warga yang harus mengkonsumsi terrapin, menurut rezim Korut, memang sejak dulu binatangan itu dipakai untuk bahan masakan. Rasanya enak. Komponen nutrisi yang terdapat pada hewan itu sangat melimpah termasuk proteinnya, asam amino esensial dan vitamin yang berkhasiat untuk menyembuhkan hepatitis.

“Termasuk hipertensi dan penyakit lainnya,” kata rezim Korut, dilansir The Sun yang dikutip viva.co.id, Minggu, 26 Juli 2020.

Reptil itu bisa disajikan mentah atau dibuat menjadi kaldu, sup atau bubur. Situs resmi pemerintah Korut juga mendorong warganya untuk berburu makanan, termasuk burung pengantong.

Pihak rezim Kim Jong Un juga merekomendasikan warganya untuk mengkonsumsi teh pelangsing. Menurut dokter pemerintah di sana, teh pelangsing akan membuat para pengkonsumsinya akan merasakan kenyang, dan ini sangat cocok di tengah krisis pangan yang dihadapi, dan bisa menurunkan berat badan 10 kilogram dalam 40 hari.

Korut Darurat Corona

Pemerintahan Kim Jong Un mengumumkan status darurat di Korea Utara karena coronavirus. Kota Kaesong, yang berada didekat perbatasan dengan Korea Selatan, dinyatakan lockdown penuh. Dilansir dari Aljazeera, media negara itu mengumumkan status darurat ini pada hari ini, Minggu, 26 Juli 2020.

Penularan di Kota Kaesong ini ditemukan dari seorang pria yang pernah lari ke Korea Selatan. Kemudian, diam-diam pria kembali ke secara ilegal ke Kaesong. Pria ini dinyatakan pasien pertama di Korea Utara yang tertular coronavirus. Sebelumnya, Korea Utara mengklaim tidak ada penyebaran coronavirus di negara tersebut.

Sementara itu, Vietnam kini dalam status kewaspadaan tinggi. Di Kota Da Nang, ditemukan penularan coronavirus kepada di penduduk lokal. Ini terjadi pertama kali dalam 3 bulan terakhir. (bpc2)

Tags: Covid-19InternasionalKorut
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh
Internasional

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

...

Read moreDetails
Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Kecelakaan di Tol M9 Irlandia Tewaskan Lima Remaja, Diduga demi Like Media Sosial

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Keripik Kulit Ikan Patin Malakers tengah Jajaki Pasar Serbia, Maladewa, dan Hong Kong

Next Post

Konversi Hagia Sophia Dalam  Pusaran Pertarungan Geopolitik Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.