• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ancaman Kelaparan Mendera 2,4 Juta Anak di Yaman

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Juni 2020
Ancaman kelaparan

Tidur dalam keadaan lapar. (Foto : A. Zeyad / Rsuters)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Diperkirakan akan ada jutaan anak di Yaman dalam ancaman kelaparan. Ini menurut sebuah laporan UNICEF. Waktunya diperkirakan akhir 2020, dengan jumlah perkiraan ada 2,4 juta anak disana yang akan mengalami ‘masalah’ dengan perut mereka.

Menurut UNICEF anak-anak ini akan dihadapkan dengan masalah gizi buruk. Penyebabnya utamanya adalah krisis kemanusiaan. Kondisi ini semakin diperparah oleh kurangnya sokongan dana karena dunia tengah disibukkan dengan COVID-19.

Laporan UNICEF memperkirakan jumlah anak-anak Yaman dalam ancaman kelaparan di bawah usia 5 tahun dapat meningkat sebesar 20% menjadi 2,4 juta anak. Ancaman gizi buruk ini, tentu saja akan berakhir dengan kematian.

“Kami tidak bisa melebih-lebihkan skala darurat ini,” kata perwakilan UNICEF di Yaman Sara Beysolow Nyanti, seperti dikutip dari DW Indonesia.

Sementara itu, PBB sudah lebih dulu mengabarkan bahwa mereka tak bisa ikut membantu untuk menyisihkan dana. Alasannya, sejauh ini, corona tak ada menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu singkat. Artinya, mereka tak bisa berbuat banyak untuk mengatasi ancaman kelaparan anak-anak di Yaman.

Kantor berita melaporkan, UNICEF membutuhkan hampir $ 461 juta atau sekitat Rp 6,6 triliun untuk bantuan kemanusiaan, dan $ 53 juta atau setara Rp 757 miliar untuk menanggulangi COVID-19.

Sistem Kesehatan di Yaman Buruk

Masalah lainnya, sistem kesehatan di Yaman berada ‘di ujung tanduk’. Bukan hanya karena mengatasi corona, tapi juga kolera, malaria, dan deman berdarah. Sedangkan, corona datang seakan memberi pertanda bahwa masalah kehidupan anak-anak di sana akan semakin sulit.

Yaman, telah melaporkan lebih dari 1.000 kasus infeksi, tetapi para ahli menyebut masih banyak kasus yang tidak dilaporkan karena kurangnya infrastruktur medis.

“UNICEF sebelumnya mengatakan, dan sekali lagi mengulangi, bahwa Yaman adalah tempat terburuk di dunia untuk menjadi anak dan itu tidak menjadi lebih baik,” kata Nyanti.

Badan anak-anak PBB juga memperingatkan hampir 7,8 juta anak tidak bersekolah, menempatkan mereka pada risiko lebih tinggi menjadi pekerja anak, pernikahan dini, dan perekrutan ke dalam kelompok-kelompok bersenjata. (sumber: Reuters, AFP, DW Indonesia). (bpc3)

 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Segera Disidangkan, Kasus Dugaan Suap Suhardiman Amby Masuk Tahap II

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Tingkatkan Literasi Digital, BRK Syariah Bekali Pimpinan tentang Penggunaan AI

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Harga dan Spesifikasi Mitsubishi XForce, SUV Kompak Tangguh dengan Fitur Canggih

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

Sepatu Sneaker Puma Wanita Speedcat Croco Pakai Kulit Sapi 98,12%

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

35% Jalan Provinsi Riau Masih Kategori Tidak Mantap

Next Post

Tahu Gak Sih, Kenapa Masakan Jawa Manis?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.