Catatan Sejarah 30 Maret: Lahirnya Sultan Muhammad Al-Fatih II, Sang Penakluk Konstatinopel

Senin, 30 Maret 2020 08:14
Catatan Sejarah 30 Maret: Lahirnya Sultan Muhammad Al-Fatih II, Sang Penakluk Konstatinopel

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dikenal sepanjang masa sebagai seorang penakluk kerajaan yang begitu hebat. Namanya Muhammad Al-Fatih (Sang Penakluk) II.

Muhammad Al-Fatih II sangat dikenal sebagai pahlawan dalam dunia Islam. Namanya bahkan disebutkan setara dengan Salahuddin Al-Ayyubi, pahlawan Islam dalam perang Salib.

Advertisement

Dilansir dari wikipedia, Muhammad Al-Fatih lahir pada 30 Maret 1432 di Edirne, Kesultanan Ustmaniyah. Dia merupakan anak dari Sultan Murad II.

Sempat dinobatkan sebagai sultan di usia 12 tahun pada 1444, Muhammad Al-Fatih kemudian diturunkan pada tahun 1446. Wazir agung Halil Pasya meminta Murad II kembali naik tahta dengan alasan Muhammad Al-Fatih masih terlalu muda.

Baca: Diserbu Ritel Modern, Dewan Ingatkan Pemko Pekanbaru Patuhi Perda Pasar

Pada tahun 1451, Murad II wafat. Maka, Muhammad Al-Fatih kembali naik tahta, tepatnya pada 3 Februari 1451.

2 tahun setelah naik tahta, Muhammad Al-Fatih memulai kepungannya untuk menaklukkan Konstatinopel, ibukota Romawi Timut dan kota Kristen ternama di dunia saat itu.

Pasukan Muhammad Al-Fatih berjumlah antara 80.000 sampai 200.000 orang dan 320 kapal. Konstatinopel akhirnya bisa ditaklukkan setelah 57 hari pengepungan. (bpc2)