Catatan Sejarah 14 Oktober: Kelahiran Hoegeng, Polisi yang Sejujur Patung

Rabu, 14 Oktober 2020 08:35
Catatan Sejarah 14 Oktober: Kelahiran Hoegeng, Polisi yang Sejujur Patung

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Suatu hari, almarhum Gus Dur pernah berseloroh bahwa hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia. “Patung polisi, polisi tidur, dan polisi Hoegeng,” ujar Gus Dur.

Hoegeng sendiri lahir di Pekalongan, 14 Oktober 1921. Dikutip dari Tirto.id, Senin 14 Oktober 2019, Orde Baru dibawah Presiden Soeharto tidaklah menyukai Hoegeng karena sifat lurusnya.

Advertisement

Hoegeng dikenal sebagai polisi yang teramat jujur, ditengah perilaku korupsi yang menjadi sinonim di kepolisian era Orde Baru.

Pendirian Hoegeng yang tegas terhadap tindakan korupsi membuatnya disingkirkan dari kepolisian. Soeharto kemudian mencopot Hoegeng dari Kapolri, dan kemudian menawarkan posisi Duta Besar (Dubes).

Baca: Hilangkah Garis Darah Kerajaan Siak?

Hoegeng menolak, dan memilih keluar dari kepolisian. Soeharto disebutkan diam saja saat itu.

Setelah pensiun dari kepolisian, Hoegeng tak punya banyak harta, layaknya pejabat setingkat jenderal yang lain. Hoegeng juga tak punya rumah atau mobil pribadi. (bpc4)