Berhenti Jadi Karyawan Fokus Jadi Pengusaha Kerupuk Atom Hanafa

Senin, 05 Agustus 2013 13:10

Laporan : Sarwan Kelana, Pekanbaru

Sosok yang satu ini begitu berani meninggalkan  pekerjaannya sebagai karyawan tetap di sebuah perusahaan yang ternama di Riau ini, ia lebih memilih berhenti jadi karyawan yang memiliki jenjang karir dan menekuni dunia usaha. Keputusannya memang dipandang aneh, ketika ratusan orang yang berlumba-lumba ingin menjadi karyawan malah ia memberhentikan dirinya dari pekerjaan itu.

Pria yang bernama Doni fajri ini, menuturkan kepada bertuahpos.com awal ia merintis usaha kerupuk atom ini sampai-sapai ia harus memilih satu diantara dua pilihan menjadi karyawan tetap di prusahaan atau menjadi pengusaha mandiri. Baginya, berhenti menjadi keryawan tidak ada masalah pasalnya ia juga memiliki begron dari pendidikan ekonomi dan sedikit banyak mengetahui perekonomian.

“waktu itu saya harus memilih satu diantara dua pilihan menjadi keryawan tetap dengan penghasilan yang jelas atau berhenti dan menjadi pengusaha yang mandiri. Akhirnya saya memilih untuk berhenti dari perusahaan tersebut dan memulai merintis usaha kerupuk atom ini” tuturnya kepada bertuahpos

Baca: Aceh Simpan Kenangan Terindah Syafruddin

Ia berani mengundurkan diri dari keryawan itu juga di dukung oleh sosok seorang istri yang setia mendampinginya dalam menjalani usaha ini. Usaha kerupuk atom ini adalah usaha yang mulai saya rintis semenjak tahun 2009, saya dan istri mulai memasarkan usaha kerupuk ini. Waktu itu masih di kalangan sendiri dan saudara dan tetangga, pasalnya kita belum berani sampai keluar karna belum ada izin dari dinas kesehatan (Dinkes). 2010 usaha ini mendapat izin dari Dinkes baru kita mulai memasukkan produk-produk kita ini ke toko-toko dan swalayaan yang ada di pekanbaru ini, hal ini alham dulillah berjalan sampai sekarang Sehingga tahun 2011 saya berani mengundurkan diri dari perusahaan dan Fokus pada usaha kerupuk atom Hanafa ini.

Salah satu kunci yang membaut doni berani meninggalkan pekerjaan tetapnya dan memilih menjadi pengusaha adalah hadits Rasul yang bermakna “Sembilan dari pintu rezeki itu adalah usaha, makanya rasul dan sahabat banyak yang sukses di bidang usaha” katanaya.

Menurut suami dari Erna Listia Dewi ini, usaha kerupuk atom ini dulunya dibuat oleh orang tuanya di kampung. Karna kerupuk ini belum ada di pekanbaru ia pun mencubanya untuk membuaat dan menjual kerupuk ini.

“kerupuk ini awalnya dari orang tua saya dikampung, karna di pekanbaru ini belum ada makanya saya mencuba meramu dengan pariasi sendiri. Kerupuk atom ini kita uji cuba prodak dan kita cuba ketetangga, Alhamdulillah waktu itu tetangga banyak yang suka dan memesan sebagai makanan cemilan, dengan itu akhirnya istri dan saya mulai menekuni usaha kerupuk atom ini sampai sekarang” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan ayah tiga anak ini, menjadi pengusaha adalah suatu hal yang banyak tantangan, suka dan duka pasti ada dalam perjuangan hidup dan menjalankan usaha ini. Ketika orang sudah mencuba dan membelinya ini adalah kepuasan tersendiri bagi kami, Sehingga akhirnya sekarang ini kerupuk kami ini sudah ada di swalayan dan Mal-mal yang ada di kota pekanbaru ini.

Kerupuk hanafa yang beralamat di jalan Garuda sakti, Gg.Melati Tiga Prumahan Melati Ataya, Blok C 9. Kalau pembaca ingin lebih jelas dan melihat hasil-hasil dari kerupuk ini bisa berkunjung di www.kerupukhanafa.web.id. Kalau pengen bersilaturahim bisa langsung menghubungi doni fajri di, 085265421165

Ayah dari hanafa ini, memberanikan diri untuk menjadi pengusaha ini dikarnakan ia sudah memiliki anak dan sang istri tidak bekrja, disamping itu ia juga sudahmengikuti platihan-platihan dalam dunia usaha Sehingga dari itu ia bertekat untuk mandiri dan menjadi pengusah doni juga meyakini yang namanya usaha harus bersusah-susah dulu. Ditambah usaha kerupuk ini sudah mulai di sukai oleh masyarakat pekanbaru, makanya saya ingin focus di usaha ini.

“suatu usaha itu kita harus focus dalam menjalaninya, biar usaha itu jadi” kata ayah Nazri Ahmad Mahfuz kepada wartawan.

Dalam dunia bisnis dan usaha, kegagalan merupakan sebuah kata yang tidak begitu enak untuk di dengar, apalagi di jalani. Oleh karenanya, apabila seorang gagal, maka tidak ada gunanya murung dan memikirkan kegagalan itu. Sebenarnya, yang perlu dilakukan adalah bagaimana memikirkan untuk mencari kegagalan tersebut. Biasanya, seorang pengusaha sejati akan merasa tertantang dengan usaha yang mengalami kegagalan. Bahkan, Doni mengaku hanya dengan kegagalan, ia dapat menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali dalam usaha yang di jalankan.

Oleh sebab itu kita butuh Keberanian untuk memilih, karna hidu ini adlah pilihan kalau kita memilih satu jalan maka kita harus focus pada jalan tersebut  jangan mencari jalan lain bair hasilnya kita rasakaan. Keberanian akan membuaat pengusaha memiliki kekuatan untuk menghadapi kegagalan, dan mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Kegagalan bukanlah hal yang negative melaikan sebaliknya yaitu positif.

Sekarang pemuda yang berusia 30 an ini sudah senang dan enjoi dalam usaha kerupuk atom hanafa yang ia miliki. Dan sekarang juga pembaca dapat menikmatinya di swalayan dan outlet-outlet yang ada di pekanbaru ini, buruan sebelum habis kerupuk atom hanafa memang makanan untuk semuanya. (*)