• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan 24 Agustus: Kelahiran M Yamin, Perumus Sumpah Pemuda

Romi J. by Romi J.
24 Agustus 2020
Sumpah Pemuda

M Yamin. (Foto: net)

148
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada 24 Agustus 1903, Mohammad Yamin Lahir di Talawi, Sumatera Barat. Dia kelak menjadi perumus Sumpah Pemuda.

Di masa kebangkitan nasional, pemuda dari berbagai organisasi menginginkan adanya wadah persatuan bagi organisasi pemuda. Namun, ada satu tokoh pemuda yang menentangnya, Mohammad Yamin yang saat itu ketua dari organisasi Jong Sumateranen Bond.

Dikutip dari Kompas, alasan Yamin menolak menyatukan semua organisasi pemuda adalah demi kebebasan bergerak. Menurut Yamin, yang diperlukan adalah federasi organisasi pemuda, sehingga organisasi kedaerahan yang ada bisa bergerak bebas.

Saat Kongres Pemuda II sedang berlangsung, Yamin yang menjabat sebagai sekretaris menuliskan gagasannya tentang ‘Sumpah Pemuda’. Kemudian, gagasan ini disampaikan Yamin kepada ketua kongres, Sugondo Djojopuspito.

Gagasan Yamin kemudian dibacakan Sugondo, yang disetujui oleh semua peserta kongres. Maka, lahirlah sumpah pemuda seperti yang dikenal saat ini.

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Tak Dukung PRRI, Takut Jenazahnya Ditolak Warga Kampung

Namun, menjelang akhir hayatnya, Yamin ternyata mempunyai ketakutan besar. Yamin dalam wasiatnya berpesan agar nanti dia dikuburkan di kampung halamannya, di Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat. Namun, yang dia takutkan adalah masyarakat Sawahlunto tidak menerima jenazahnya.

Saat terjadi peristiwa Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), Yamin adalah tokoh yang sangat menentang gerakan tersebut. Meski orang Sumatera Barat, namun Yamin sama sekali tidak memihak kepada PRRI.

Atas alasan itulah, maka Yamin mempunyai kekhawatiran bahwa rakyat Sumatera Barat, khususnya Talawi dan Sawahlunto menaruh dendam padanya. Dia takut masyarakat kampungnya tidak mengizinkan jenazahnya dimakamkan di sana.

Yamin kemudian meminta Buya Hamka agar membujuk masyarakat, jika nantinya jenazahnya benar-benar ditolak dimakamkan di Talawi.

Maka diutuslah Menteri Perindustrian saat itu, Chaerul Saleh untuk menemui Buya Hamka. Kebetulan, Chaerul Saleh juga merupakan orang Sawahlunto.

“Jika Buya Hamka yang membujuk masyarakat, pasti semua akan mendengarkan,” ujar Chaerul Saleh, dan Buya Hamka pun bersedia memenuhi permintaan tersebut.

Saat Yamin meninggal pada 17 Oktober 1962, ternyata tidak ada penolakan dari masyarakat Talawi. Mereka sangat mencintai dan membanggakan Yamin sebagai tokoh bangsa. Pemakaman Yamin juga dilaksanakan sebaik-baiknya dengan prosesi militer. (bpc4)

Tags: M YaminPRRISumpah Pemuda
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

M Yamin, Tak Setuju Adanya Wadah Persatuan Organisasi Pemuda

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 28 Oktober: Lahirnya Sumpah Pemuda

Pemko Payakumbuh Bakaal Gelar Perayaan Hari Sumpah Pemuda dengan Prokes Ketat

Saat Muhammad Yamin Takut Jenazahnya Ditolak Masyarakat Sawahlunto

Catatan 24 Agustus: Kelahiran M Yamin, Perumus Sumpah Pemuda

Benarkah PRRI Sebuah Pemberontakan?

Next Post
BMKG Stasiun Pekanbaru

CUACA RIAU: Minim Daerah yang Diguyur Hujan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.