Ini Penjelasan KPK Terkait Model Dugaan Korupsi yang Menjerat Walikota Dumai Zulkifli AS

Rabu, 18 November 2020 10:31
Ini Penjelasan KPK Terkait Model Dugaan Korupsi yang Menjerat Walikota Dumai Zulkifli AS
KPK RI. (Ilustrasi)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menahan Walikota Dumai Zulkifli AS, dalam dugaan kasus suap Dana Alokasi Khusus (DAK) dan gratifikasi APBN 2018. 

Dalam kasus yang sama, menurut catatan KPK sudah 12 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan enam diantaranya sudah divonis bersalah oleh hakim Tipikor.

Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, model korupsi seperti ini biasanya akan melibatkan banyak orang. Terbukti dari jumlah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia menjelaskan, tujuan utama kepala daerah tindakan-tindakan seperti ini, berharap agar jumlah anggaran di daerah yang mereka pimpin lebih besar.

Baca: Tahun 2021, Ada 1,621 Bantuan Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Riau

“Tujuannya mungkin bagus, anggaran besar supaya mereka lebih mudah untuk membangun daerah. Tapi sekali lagi kami tekankan bahwa caranya salah,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, 17 November 2020.

Dia menambahkan, ketentuan sudah mengikat bahwa setiap tindakan menyuap atau menerima imbalan berkaitan dengan jabatan tidak bisa dibenarkan secara hukum.

Menurut Alexander Marwata, hal ini terjadi disebabkan tidak adanya transparansi dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK). Sehingga membuat daerah bertanya-tanya, apakah mereka akan menerima DAK atau tidak.

“Kalau misalnya DAK dari awal itu sudah transparan, mungkin masalah seperti ini tidak akan terjadi,” ujarnya.

Seperti diberitakan Bertuahpos.com sebelumnya, penahanan terhadap Walikota Dumai Zulkifli AS dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu untuk kepentingan penyidikan.

Zulkifli AS ditahan KPK setelah menjalani pemeriksaan sejak pagi di Gedung KPK. Penahanan terhadap Walikota Dumai itu selama 20 hari (17 November – 6 Desember 2020) di Rutan KPK.

Alexander Marwata juga menegaskan bahwa KPK akan terus melakukan penindakan terhadap kepala daerah sepanjang memiliki bukti yang cukup dalam kasus ini. 

Selain itu, upaya penindakan juga tetap dilakukan meski ada agenda penting Pilkada 2020. Dengan ditahannya Walikota Dumai Zulkifli AS, tentu saja menambah daftar panjang kepala daerah di Riau yang terjerat dalam kasus korupsi.

KPK menegaskan kepada setiap kepala daerah, bahwa penindakan yang dilakukan semata-mata sebagai bentuk peringatan bagi kepala daerah lain agar selalu patuh pada ketentuan hukum berlaku dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Baik dalam upaya bagaimana mendapatkan Dana Alokasi Khusus dalam jumlah besar, termasuk dalam mengelola sumber keuangan lainnya. (bpc2)

Berita Terkini

Senin, 29 November 2021 18:14

Ini Keunggulan IBC bank bjb, Transaksi Keuangan Corporate Semakin Mudah

bjb terus melakukan inovasi produk layanan untuk memudahkan nasabah perorangan atau corporate dalam melakukan transaksi keuangan. 

Senin, 29 November 2021 17:33

Takluk dari Semen Padang, KS Tiga Naga Harus Terdegradasi ke Liga 3

KS Tiga Naga harus terdegradasi ke Liga 3 usai takluk dari Semen Padang 1-0, Senin 29 November 2021.

Senin, 29 November 2021 16:39

Kejati Riau: Tuduhan Kongkalikong Penanganan Bansos Siak, Fitnah!

penyidikan dugaan korupsi Bansos Pemkab Siak tersebut masih terus berlanjut

Senin, 29 November 2021 15:42

Kembali Jadi yang Terbaik Pertama, PKS Riau Terima Anugerah KI Riau Award 2021: Alhamdulillah

PKS Provinsi Riau kembali mendapatkan penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau.

Senin, 29 November 2021 15:04

Syamsuar Pertegas Tak Ada ASN yang Ambil Cuti Selama PPKM Level 3

Syamsuar berjanji akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap ASN di lingkungan Pemprov Riau selama PPKM Level 3

Senin, 29 November 2021 14:33

Sakit Hati, Pemuda Pengangguran di Pekanbaru Tega Bunuh Paman dengan Sadis

Pemuda pengangguran di Pekanbaru dengan berinisial AS tega membunuh sang paman dengan sadis.

Senin, 29 November 2021 14:16

Jokowi Soal UU Cipta Kerja: Saya Pastikan Kepada Investor, Proyek Aman

Proyek investasi yang kini berjalan tidak akan terganggu sebab UU Cipta Kerja tetap dilaksanakan.

Senin, 29 November 2021 13:23

Indonesia Waspadai Corona Varian Omicron, Ini 5 Gejalanya

Covid-19 varian Omicron 500% lebih cepat penularannya.

Senin, 29 November 2021 12:28

Ameer Azzikra di Mata Ustaz Abdul Somad

Jenazah Ameer Azzikra dimakamkan di Gunung Sindur tadi pagi.