• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ulah Kepala Daerah, Jokowi Jengkel Duit Banyak Ngendap di Bank

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
1 Mei 2021
106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Presiden Joko Widodo [Jokowi] jengkel karena dana di daerah banyak ngendap di bank. Sebab itu Jokowi meminta Pemerintah Daerah untuk segera mencairkan uang yang disimpan di perbankan. Terutama untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Menurutnya, Pemerintah Pusat mengalokasi anggaran besar kepada Pemda untuk segera digunakan agar bisa ikut mendorong pemulihan ekonomi Nasional. Bukan untuk diendapkan di Bank.

“Gimana pertumbuhan ekonomi daerah mau naik kalau uangnya disimpan di bank? Hati-hati,” ujarnya saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Indonesia dalam pertemuan virtual yang digelar secara tertutup di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Jokowi mengajak seluruh provinsi, kabupaten maupun kota untuk segera membelanjakan anggarannya untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Saya sudah sampaikan bolak balik ke Mendagri untuk ingatkan semua daerah agar segera belanjakan APBD baik belanja aparatur, atau belanja modal. Tapi yang terpenting itu belanja modal,” katanya.

“Ini disegerakan sehingga terjadi peredaran uang di daerah. Hati-hati Rp 182 triliun. Ini uang yang sangat guede sekali. Ini kalau segera dibelanjakan, uang akan berputar di masyarakat akan pengaruhi pertumbuhan ekonomi yang tidak kecil,” imbuhnya.

Kekesalan sama, sebelumnya juga diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia pun menyentil Pemda yang tidak maksimal dalam menggunakan anggaran. Padahal anggaran tersebut diharapkan bisa membantu pemulihan ekonomi di daerah.

Penggunaan anggaran yang tidak maksimal ini juga terlihat dari simpanan Pemda di perbankan yang mengalami kenaikan cukup besar sejak bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun sebelumnya.

“Ini jadi pembelajaran sehingga diharapkan Pemda bisa jadi motor penggerak pemulihan ekonomi di daerah menggunakan instrumen APBD, karena APBN sudah menggunakan langkah-langkah akselerasi belanja,” ujar Sri Mulyani dalam Rakornas Pembangunan Pusat 2021.

Kementerian Keuangan mencatat hingga Maret 2021, dana simpanan Pemda di perbankan sebanyak Rp 182,33 triliun. Dibandingkan posisi Februari 2021 yang sebesar Rp 163,95 triliun, simpanan Pemda ini naik Rp 18,39 triliun atau 11,22%.

Jika dibandingkan dengan Maret 2020 yang sebesar Rp 177,52 triliun, simpanan dana ini naik Rp 4,81 triliun atau 2,71%. (bpc2)

Tags: AnggarandanaJokowiPemda
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Apindo Ingatkan Risiko 'Rating' Investasi Jika Defisit Anggaran Dibiarkan Melebar
Berita Pilihan

Apindo Ingatkan Risiko ‘Rating’ Investasi Jika Defisit Anggaran Dibiarkan Melebar

...

Read moreDetails
Riau Terima Rp25,12 Triliun dari APBN 2025, FITRA Riau Sarankan Ini

Riau Terima Rp25,12 Triliun dari APBN 2025, FITRA Riau Sarankan Ini

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Kisruh Defisit Anggaran Pemprov Riau, Pengamat: Perlu Satu Sumber Data yang Valid

Defisit Angaran di APBD Riau 2024: Rendahnya Kinerja PAD & Belanja Tak Terkendali

ISMEI Kritik DPRD Pekanbaru, Penggunaan Anggaran Dinilai Tak Prioritaskan Kepentingan Rakyat

ISMEI Kritik DPRD Pekanbaru, Penggunaan Anggaran Dinilai Tak Prioritaskan Kepentingan Rakyat

Polemik Defisit Anggaran, Ada Potensi ‘Markdown’ dan Pemprov Diminta Jujur Ungkap Data

Polemik Defisit Anggaran, Ada Potensi ‘Markdown’ dan Pemprov Diminta Jujur Ungkap Data

Next Post

Kapolda Riau: Kerumunan Harus Dibubarkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.