• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

OJK Sebut BSI dan Pegadaian Paling Siap untuk Kelola Bank Emas di Indonesia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Desember 2024
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Pegadaian (Persero) sebagai dua entitas yang paling siap menjalankan kegiatan usaha bank emas atau gold bullion bank di Indonesia. Hal ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur dan permodalan yang dimiliki kedua perusahaan tersebut.

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Ahmad Nasrullah, menjelaskan bahwa kegiatan usaha bulion mencakup simpanan, pembiayaan, perdagangan, penitipan emas, serta aktivitas terkait lainnya.

“Terutama yang dua ini [Pegadaian dan BSI], dari sisi infrastruktur dan permodalan, mereka yang paling siap,” ujar Ahmad dalam media briefing, Selasa 10 Desember 2024.

Ahmad menyebutkan bahwa sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion, ada tiga syarat utama bagi lembaga jasa keuangan (LJK) yang ingin menjalankan bisnis bulion:

  1. Kegiatan Utama: Lembaga harus memiliki kegiatan utama dalam penyaluran kredit atau pembiayaan.
  2. Modal Minimum: Bank umum dan unit usaha syariah harus memiliki modal inti minimal Rp 14 triliun, sementara lembaga keuangan lainnya harus memiliki ekuitas yang sama.
  3. Satuan Kerja Khusus: Lembaga harus memiliki satuan kerja khusus untuk menyelenggarakan kegiatan bulion.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2024, BSI memiliki modal inti sebesar Rp 39,05 triliun, yang jauh melampaui syarat yang ditetapkan.

Ahmad juga mengungkapkan bahwa Pegadaian saat ini memiliki sekitar 7 ton emas dalam bentuk tabungan nasabah. Namun, kegiatan Pegadaian saat ini masih terbatas pada layanan penyimpanan emas dan perdagangan melalui Galeri 24, bukan langsung melalui Pegadaian.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar BRI dan BSI menjadi pengelola utama atau host dari bank emas di Indonesia. Menurutnya, emas merupakan investasi safe haven yang penting, terutama di masa krisis.

“Saya usulkan ke OJK, minimal BRI sebagai holding Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia harus menjadi tuan rumah bullion bank di Indonesia,” ujar Airlangga dalam Indonesia SEZ Business Forum 2024.

Airlangga juga menyoroti pentingnya pengelolaan emas di Indonesia agar tidak hanya sekadar mencatat tonase tetapi juga menilai nilai ekonomisnya. “Selama ini stok emas di Indonesia hanya disimpan di gudang, sementara di negara lain seperti Singapura, emas sudah masuk dalam neraca keuangan bank,” tambahnya.***

Tags: emasfinansialperbankan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya
Ekonomi

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

...

Read moreDetails
Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus USD5.000 Sebelum Akhir 2026

Harga Emas Dunia Melemah, Skenario Bullish Masih Terbuka

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

13 BPR Ditutup OJK Sepanjang 2026, LPS Siapkan Skema Penjaminan

Serambi 2025 Layanan penukaran uang rupiah untuk idulfitri

BI Rate Agustus 2026 Ditahan 5,75%, Bank Indonesia Buka Peluang Kenaikan ke 6,25% Akhir Tahun

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

CIMB Niaga Perkuat Solusi Perbankan Terintegrasi untuk Dorong Ekonomi Riau

Buyback Emas Antam Turun Rp25.000, Harga Jual 1 Gram Kini Rp2.774.000

Harga Buyback Emas Antam Naik Rp151.000 Sepanjang 2026

Next Post

Agung Nugroho Sambut Kedatangan Menekraf Teuku Riefky Harsya di Pekanbaru 

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.