Bank Mega KCP Bengkalis, Fokus di Funding dan Kredit Usaha Kecil

Senin, 24 Juni 2013 10:07
BERTUAHPOS, BENGKALIS – Sebagai lembaga keuangan yang berorientasi bisnis, bank tentu saja melakukan berbagai kegiatan yang kaitannya tidak akan terlepas dari bidang keuangan.
 
Kegiatan perbankan yang paling pokok adalah membeli uang dengan cara menghimpun dana dari masyarakat luas. Kemudian menjual uang yang berhasil dihimpun dengan cara menyalurkan kembali kepada masyarakat melalui pemberian pin­jaman atau kredit.
 
Seperti kebanyakan perbankan lainnya, Bank Mega KCP Bengkalis juga menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Bengkalis.
 
Bank yang mulai hadir di kota Terubuk itu sejak 26 Mei 2009 lalu itu memang bertekad mampu memberikan kontribusinya dalam melayani masyarakat Bengkalis.
 
“Saya kira sambutan masyarakat Bengkalis cukup baik, cukup antusias terhadap keberadaan Bank Mega disini, hal ini bisa dibuktikan dengan cukup banyaknya nasabah kita di kota ini,” ujar Ricky Alexander (38), Pimpinan Bank Mega KCP Bengkalis.
 
Demi menjaga iklim persaingan karena banyaknya bank-bank komersial yang ada di Bengkalis, Ricky mengaku menerapkan strategi khusus dalam menjaring para nasabah barunya.
 
Tidak sekedar berpromosi, namun berupaya memberikan penawaran dan fasilitas menarik bagi para nasabah yang bermitra dengan Bank Mega.
 
Bank yang berbasis di Jakarta dan merupakan bagian dari CT Corp ini memang menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan dengan bank komersial lainnya. “Kita ada  voucher belanja, Voucher Trans Studio dan juga
 
Tabungan berhadiah langsung Tanpa di undi   dan ini tidak ada dibank lain, dan nanti mungkin ada lagi pruduk Bank Mega yang Lebih Menarik Lagi ujar Ricky.
 
Dengan perekonomian Kabupaten Bengkalis yang relatif stabil, dan banyaknya bank yang beroperasi di daerah tersebut, Ricky mengaku Bank Mega KCP Bengkalis memang lebih memfoukuskan diri di sektor penghimpunan dana atau funding dan Penyaluran kredit Usaha Kecil Menengah ( UKM) bagi Pegusaha-pengusaha yang ada dikota Bengkalis Supaya Usaha Tersebut lebih Berkembang.
 
Kedua sektor  ini diakuinya cukup memberikan kontribusi besar bagi Bank Mega, namun demikian ia juga memang tidak membatasi untuk sektor lainnya Fokus ini menurutnya lebih kepada strategi pasar, terutama dalam menarik minat para calon nasabah baru.
 
Beberapa produk unggulannya disebut Ricky memang sangat diminati oleh para nasabahnya, seperti Tabungan Ultima, dimana suku bunganya menurut Ricky hampir sama dengan suku bunga deposito. Kemudian ada
 
Tabungan Mega Pasti Plus, tabungan inilah yang menurut Ricky memberikan tawaran menarik, berupa *voucher-voucher *untuk bertransaksi di CT Corp maupun ditempat yang telah kita tentukan.
 
Sementara untuk 2013 ini, Bank Mega mempunyai produk terbarunya yaitu Tabungan Mega Rencana.Tabungan ini menurutnya memberikan penawaran menarik dimana nasabah bisa memilih hadiah langsung tanpa diundi.
 
“Hadiah-hadiahnya menarik berupa iPhone 5, Blackberry Z10, Samsung Galaxy Note 2, Samsung Galaxy III dan ada juga TV LED 32 inch,” jelas Ricky.
 
Ada dua varian yang bisa dipilih oleh para nasabah, yaitu tabungan tanpa setoran bulanan, dan juga tabungan dengan setoran bulanan sebesar Rp2 juta per bulannya. Hadiahnya nanti berdasarkan setoran awal dan item mana yang dipilih nasabah.
 
Sementara untuk sektor kredit, Ricky mengaku memang memberikan porsi ke Kredit Usaha Kecil Menegah (UKM) sementara untuk sektor mikronya disalurkan melalui Bank Mega Syariah yang juga merupakan bagian dari Bank Mega.
 
Untuk pembiayaannya juga bervariasi, ada pinjaman untuk Kredit Usaha Kecil (KUK) dimana penyaluran dananya hanya sebesar Rp100-500 juta. Kemudian ada lagi Kredit Usaha Menangah (KUM), nasabah bisa dibiayai mulai dengan dana sebesar Rp501jta – 5 Millyar.
 
Ditambahkannya, pelayanan yang maksimal belum menjamin nasabah puas dengan layanan perbankan, namun katanya melayani nasabah sesuai dengan apa yang dibutuhkan nasabah adalah hal yang paling tepat.
 
Apalagi saat ini tingkat pengetahuan nasabah terhadap keberadaan jasa perbankan juga belum 100 persen, apalagi di Kabupaten Bengkalis.
 
Makanya kata Ricky, pihaknya juga terus berupaya melakukan edukasi terhadap masyarakat dalam menerima pelayanan perbankan sehingga saat berurusan dengan bank, masyarakat bisa terbiasa.
 
“Terutama bagi golongan yang sudah lanjut usia, punya dana tapi bingung mau menyimpan di bank itu seperti apa,” ujarnya.
 
Sebagai putra asli Bengkalis, Ricky mengaku punya komitmen yang besar turut serta berkontribusi dalam memajukan perekonomian Bengkalis. Perputaran dana yang jumlahnya triliunan setiap tahunnya menurut Ricky adalah potensi besar yang harus bisa dimanfaat dengan sebaik mungkin.
 
Tidak adanya industri dalam skala besar yang beroperasi di Pulau Bengkalis memang menjadi nilai minus bagi Ibukota Kabupaten Bengkalis tersebut, namun dengan adanya rencana Pemkab Bengkalis menjadi Pulau Bengkalis sebagai Kota Pendidikan, Ricky berkeyakinan hal ini nantinya akan juga mampu mendorong bangkitnya perekonomian di Bengkalis.
 
“Intinya saya melihat potensi itu ada, dan sebagai putra daerah saya juga mengajak kita semua untuk bermitra dengan Bank Mega, kami akan memberikan pelayanan yang maksimal sesuai dengan yang mereka butuhkan, pungkasnya. (riaubisnis.com)