Saat Kolonel Sudirman Ditunjuk Menjadi Panglima Menggantikan Supriyadi

Minggu, 14 Februari 2021 08:30
Saat Kolonel Sudirman Ditunjuk Menjadi Panglima Menggantikan Supriyadi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada 12 November 1945, ada pertemuan darurat di Markas Tinggi TKR (kini TNI) di Gondokusuman, Yogyakarta. Salah satu agendanya adalah untuk memilih panglima TKR.

Situasi saat itu tengah genting. Dua hari sebelumnya, perang besar antara rakyat Surabaya dan pasukan Inggris telah dimulai. Panglima besar sebagai pucuk pimpinan TKR harus segera dipilih.

Advertisement

Pemerintah sendiri sudah menunjuk Supriyadi, pimpinan pemberontakan PETA di Blitar untuk menjadi Panglima TKR. Namun, Supriyadi tak kunjung muncul.

TKR dipimpin sementara oleh Letnan Jenderal (Letjen) Oerip Soemihardjo yang saat itu menjabat Kepala Staf.

Baca: Menengok Pandai Besi di Kerajaan Kuno

Suasana sempat memanas, namun akhirnya pemilihan dilakukan secara demokratis. Semua wakil tentara dan laskar diminta menunjuk tangan untuk memilih calon yang ditulis di papan tulis.

BACA JUGA:  Saat Jepang Ogah Latih Militer Sudirman

Hasilnya, Oerip mengumpulkan 21 suara. Sementara, Soedirman yang masih berumur 29 tahun dan berpangkat kolonel, berhasil mengumpulkan 22 suara.

Menurut buku ‘Jenderal Soedirman’ yang ditulis Anom Whani Wicaksana, Soedirman sangat terkejut karena hasil pemilihan itu. Dia kemudian mengundurkan diri, dan menyerahkan jabatan Panglima TKR kepada Oerip.

Namun, peserta rapat tak mengizinkan, dan tetap menunjuk Soedirman menjadi Panglima TKR.

Akhirnya, pada 18 Desember 1945, Presiden Soekarno melantik Soedirman sebagai Panglima TKR. Pangkatnya diloncatkan naik menjadi Jenderal. (bpc4)

Berita Terkini

Selasa, 02 Maret 2021 11:30

Unggah Foto Jokowi Bersama Cucu, Ibu Korban Semanggi I Teringat Kebahagian Bersama Sang Anak

Anaknya ditembak aparat di halaman kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Selasa, 02 Maret 2021 11:21

Fokus Pemadaman Karhutla Diarahkan ke Rohil dan Bengkalis

Intensitas titik api di kedua daerah itu sangat tinggi.

Selasa, 02 Maret 2021 10:56

Kenapa Harga BRIS Cenderung Melandai Setelah Dimerger?

Harga BRIS diperkirakan akan menanjak naik setelah kepemilikan saham publik ditambah.

Selasa, 02 Maret 2021 10:36

MUI Minta Perpres Miras Dicabut, Bertentangan dengan Fatwa

MUI secara tejas menolak Perpres investasi miras.

Selasa, 02 Maret 2021 10:17

KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Bintan, Sejumlah Dokumen Diangkut

KPK boyong dokumen pendukung yang berkaitan dengan dugaan korupsi cukai.

Selasa, 02 Maret 2021 09:49

Pemerintah Butuh 1,3 Juta ASN di 2021, Sejuta Diantaranya Guru

Tjahjo Kumolo mengatakan pemerintah membutuhkan 1,3 Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2021 ini

Selasa, 02 Maret 2021 08:45

MUI Riau: Investasi Miras akan Jadi Dosa Jariyah

“Dan ini adalah dosa jariyah bagi pemimpin yang melegalkannya, walaupun nanti pemimpin itu sudah tiada”

Selasa, 02 Maret 2021 07:32

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Bengkulu Pagi Ini

Gempa dengan skala 5,1 magnitudo mengguncang Bengkulu pagi ini

Selasa, 02 Maret 2021 06:01

Pesan Zainuddin MZ Soal Mabok-Mabokan: yang Mampus Bukan Elo Doang, Monyong!

Tapi judi, mabok, zina.. maksiat mas
Kalau ini negeri kebanyakan maksiatnya
Allah marah…

Selasa, 02 Maret 2021 05:00

Catatan 2 Maret: Kelahiran Dai Sejuta Umat, Zainuddin MZ

Zainudin MZ dikenal sebagai ‘Dai Sejuta Umat’ karena ceramahnya mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat