Link Situs Dewasa di Buku Sekolah, DPR Sentil Soal Pengawasan Kemendikbud

Jumat, 12 Februari 2021 18:31
Link Situs Dewasa di Buku Sekolah, DPR Sentil Soal Pengawasan Kemendikbud
Siswa SMA membaca buku di perpustakaan. (Ilustrasi)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kontroversi soal buku mata pelajaran untuk siswa SMA kembali mencuat. Di Tanah Air, dulunya pernah dihebohkan dengan foto wajah Maria Ozawa atau Miyabi, belakangan juga dihebohkan soal link situs dewasa dalam buku Sosiologi untuk SMA.

Ketua Komisi X DPRD RI Syaiful Huda mengkritik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, dengan menyebut perkara seperti ini terjadi akibat masih lemahnya pengawasan dari Kemendikbud terhadap buku meta palajaran siswa.

Advertisement

“Belakangan ini banyak muncul di buku teks ajaran atau buku teks soal anak sekolah yang memuat konten tidak lazim, misal berbau seks hingga  politik,” ujarnya.

Padahal kata Huda, Kemendikbud memiliki sistem informasi perbukuan yang memang tugasnya mengawasi buku yang layak atau tidak layak terbit di lingkungan sekolah.

BACA JUGA:  DPR Beberkan Alasan Mengapa Eks HTI Dilarang Ikut Pemilu

Baca: Apresiasi Penampilan Seni dan Prestasi Masyarakat Biologi dalam Puncak Gema Karya Biologi

Dia meminta agar Kemendikbud memaksimalkan sistem itu agar buku-buku yang beredar di sekolah tidak lagi memuat hal-hal kontroversial yang berpotensi merusak citra pendidikan dalam negeri.

“Seperti masuknya link porno yang bisa memberikan dampak negatif kepada peserta didik,” kata Huda melalui keterangan tertulis, Jumat 12 Februari 2021.

Menurut Huda, kasus kontroveri terkait pornografi dalam lingkungan sekolah, bukan kali pertama.

Sepanjang masa pendidikan di Tanah Air, ada banyak konten-konten yang dianggap tabu, justri tercantol dalam hal berbau pendidikan.

Selain konten-kontes berkaitan seks, juga kerap ditemukan buku ajaran sekolah, buku mata pelajaran siswa SMA hingga SD, yang memuat konten-konten bernuasa politik. Bahkan itu menyudutkan pihak tertentu.

BACA JUGA:  Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin Dilaporkan Kecelakaan

Belum lama ini, dunia pendidikan juga dihebohkan munculnya nama Ganjar Pranowo yang saat ini tengah menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, dalam salah satu soal di buku mata pelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti terbitan PT Tiga Serangkai tahun 2020.

Dalam buku itu terdapat soal yang menggambarkan Ganjar tidak pernah bersyukur. Setiap Iduladha tidak pernah berkurban dan tidak pernah salat.

“Sebelumnya juga muncul nama Megawati dan Anies dengan framing menyudutkan satu pihak dan mengglorifikasi pihak lain dalam soal ujian bagi siswa di DKI Jakarta,” kata dia.

Dari sederet fakta yang ada, menurut Nurul Huda, menunjukkan betapa lemahnya pengawasan dari Kementerian Pendidikan terkait penerbitan buku mata pelajaran, ataupun soal-soal ujian siswa.

BACA JUGA:  Soal Link Situs Dewasa di Buku Sekolah SMA, Ini Kata Kemendikbud

Fakta-fakta ini, menurutnya, harus menjadi catatan penting bagi Kemendikbud yang dikini dinakhodai oleh Nadiem Makarim.

Dia menyarankan, koordinasi antara kementerian dengan dinas pendidikan, serta forum-forum guru bidang studi harus dilakukan secara intensif, sebelum sebuah buku mata pelajaran diterbitkan.

“Selain itu peningkatan kapasitas tenaga kependidikan sebagai salah satu sumber penulisan harus juga dilakukan sehingga mereka bisa meletakkan cara pandang mereka sebagai pendidik bukan sebagai individu yang punya afiliasi politik atau ideologi,” katanya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 22:45

Uji Coba Timnas Sea Games Malam Ini Batal, Tae-yong: Saya Harap Hanya Ditunda

“Tim ini butuh uji coba”

Rabu, 03 Maret 2021 22:32

Jaring Kader, PKB Kuansing Targetkan Lima Kursi Di 2024 

DPC PKB Kuansing sudah melakukan konsolidasi untuk persiapan Pileg 2024.

Rabu, 03 Maret 2021 21:30

Industri Otomotif Terkendala Kapasitas Produksi di Tengah Pajak 0% Diberlakukan

Industri otomotif di tanah air mengalami kendala suplai mobil karena kapasitas produksi terbatas.

Rabu, 03 Maret 2021 20:31

Realisasi Vaksinasi Tahap II di Riau Masih di Bawah Target

“Setiap peserta yang sudah divaksin, maka wajib melakukan vaksin tahap kedua tanggal 15 Maret 2021.”

Rabu, 03 Maret 2021 19:32

Tunggu Saja, Surat Pemberhentian Yan Prana Jaya Sebagai Sekdaprov Riau Diproses

Pemprov Riau pastikan surat pemberhentian sudah diproses.

Rabu, 03 Maret 2021 17:32

Ini Kata Ma’ruf Amin Soal Produk Halal ‘Melempem’ di Tengah Indonesia dengan Penduduk Muslim Terbesar di Dunia

“Indonesia justru hanya menjadi konsumen produk halal dunia.”

Rabu, 03 Maret 2021 16:32

Ini Efek Samping Terlalu Sering Keluarkan Air Mani, Bisa Bikin Iritasi Guys

Pakar kesehatan sependapat bahwa mengeluarkan sperma atau air mani, memiliki nilai positif dan negatif.

Rabu, 03 Maret 2021 16:05

Dikritik IPW, PSSI: Sepakbola Indonesia Harus Tetap Berjalan

Banyak orang yang menggantungkan rezeki di sektor sepakbola

Rabu, 03 Maret 2021 15:43

KPK Rencanakan Pertemuan Khusus Bahas Mangkraknya Pasar Cik Puan

Sembilan tahun mangkrak, Pasar Cik Puan disorotan KPK.

Rabu, 03 Maret 2021 15:32

Huawei Keluarkan Produk Mobil Pertama di April 2021, Seperti Apa Wujudnya?

BAIC Blue Valley dan Huawei telah sepakat bekerja sama meluncurkan ARCFOX HBT.