• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 18, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KPAI Sebut Banyak Siswa Putus Sekolah Akibat Pandemi Covid-19

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Maret 2021
tahun ajaran baru 2020/2021, sekolah tatap muka, skb tiga menteri

Ilustrasi, net

103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Komisi Perlindungan Anak Indonesia [KPAI] menyatakan bahwa jumlah siswa putus sekolah di Tanah Air meningkat selama pandemi Covid-19, terutama sejak Januari 2021 hingga saat ini.

Hal ini diungkapkan oleh anggota KPAI Retno Listyarti, Minggu, 7 Maret 2021. Dia mengatakan ada lima alasan yang menyebabkan anak putus sekolah, yaitu karena menikah, bekerja, menunggak Iuran SPP, kecanduan game online dan meninggal dunia.

“Pandemi Covid-19 sudah berlangsung setahun, seharusnya pemerintah daerah sudah dapat memetakan permasalahan pendidikan di wilayahnya, namun KPAI justru menemukan data-data lapangan yang menunjukan angka putus sekolah cukup tinggi, terutama menimpa anak-anak yang berasal dari keluarga miskin,” kata Retno.

Dia merinci jumlah siswa yang putus sekolah karena menikah selama dua bulan mencapai 33 orang dari Kabupaten Seluma, Kota Bengkulu dan Kabupaten Bima, rata-rata masih duduk di kelas XII dan sebentar lagi lulus sekolah.

Mereka kebanyakan menikah tanpa sepengetahuan pihak sekolah karena masih pembelajaran jarak jauh, pernikahan mereka baru ketahuan setelah guru bimbingan konseling melakukan kunjungan ke rumah.

Kemudian, sejumlah siswa SMK dan SMP terpaksa bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya yang terdampak pandemi seperti satu siswa SMPN Cimahi yang bekerja sebagai tukang bangunan dan satu siswa di Jakarta yang bekerja di percetakan karena orang tuanya tak mampu lagi membayar karyawan.

Ketiga, banyak siswa putus sekolah karena menunggak SPP selama berbulan-bulan, sedikitnya ada 34 kasus yang 90 persennya berasal dari sekolah swasta.

Alasan selanjutnya, banyak siswa yang kecanduan game online bahkan ada satu siswa yang terpaksa cuti sekolah selama satu tahun untuk proses pemulihan secara psikologi.

“Kisah dari para guru di beberapa daerah juga menunjukkan fakta yang mengejutkan, bahwa anak-anak yang pagi hari tidak muncul di PJJ online ternyata masih tidur karena main game online hingga menjelang subuh,” ucapnya.

Terakhir, KPAI juga menemukan sejumlah siswa meninggal dunia seperti satu kasus di SMAN Kabupaten Bima yang terseret bencana banjir, lalu satu siswa di SMK Swasta Jakarta yang meninggal karena kecelakaan motor.

“Secara data KPAI ada dua siswa yang meninggal selama semester genap tahun ajaran 2020/2021,” tutup Retno.

Oleh sebab itu KPAI meminta pemerintah pusat dan daerah segera menindaklanjuti temuan ini dengan berbagai strategi intervensi pencegahan siswa putus sekolah di masa pandemi Covid-19. (bpc2)

Tags: kpaipandemi covid-19siswa putus sekolah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kemenag Perketat Penggunaan Gawai Sekolah, Ini Respon KPAI
Nasional

Kemenag Perketat Penggunaan Gawai Sekolah, Ini Respon KPAI

...

Read moreDetails
Rute penerbangan internasional SSK II

Astindo Riau Optimis Sektor Pariwisata Lokal Akan Bangkit 

demokrat menolak jatah menteri

Demokrat Sepakat Indonesia Lockdown, ‘Mahal Tapi Maksimal’

Prostitusi online remaja

KPAI Komentari Soal Prostitusi Online Remaja Marak di Masa Pandemi Covid-19

UMKM di Riau

Ekonomi Daerah Berharap Besar pada Sektor Riil

jasa raharja riau

Masih Pandemi Covid-19, Jasa Raharja Riau Lakukan Penyesuaian Kegiatan 2021

Next Post
vaksinasi pedagang

Kasus Mafia Vaksin Covid-19 Palsu Dunia Terbongkar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.