• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

YLKI Komentari Soal Subsidi Tertutup Gas Elpiji 3 Kg, Khawatir Salah Pendataan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Khawatir soal pembatasan subsidi gas elpiji 3 Kg yang dicanangkan pemerintahan. Oleh sebab itu YLKI menilai kebijakan subsidi secara tertutup patut untuk dikritisi, karena berpotensi kesalahan data.

“Khawatir masih ada salah pendataan, atau praktik patgulipat, sehingga berpotensi terjadi penyimpangan,” kata Tulus, Jumat, 17 Januari 2020, seperti dikutip dari Republika.co.id.

Misalnya, kata dia, rumah tangga tidak miskin, tapi dekat dengan Ketua RT atau RW dan akhirnya mendapat subsidi. Begitu juga sebaliknya, rumah tangga miskin yang tidak dekat dengan Ketua RT dan RW justru tidak mendapatkan subsidi.

Jika disubsidi diberikan secara tunai, Tulus mengatakn pemerintah harus menjamin dana tersebut tidak boleh digunakan untuk sesuatu yang tidam berguna. “Misalnya untuk membeli rokok. Pemberian subsidi secara tunai bisa diintegrasikan dengan subsidi di sektor lainnya,” ujar Tulus.

Sehingga menurut Tulus jika bisa diintegraskan akan terdeteksi secara transparan dan akuntabel. Khususnya mengenai seberapa banyak rumah tangga miskin menerima subsidi dari negara, baik subsidi kesehatan, pendidikan, energi, pangan, dan lainnya.

“Pada akhirnya patut diwaspadai dengan ketat, perihal potensi distorsi semacam ini dan diperlukan pemutakhiran data rumah tangga miskin secara presisi,” tutur Tulus.

Selain itu, kata dia, pemerintah harus mengawasi distribusi gas LPG tiga kilogram dan jamina Harga Eceran Tertinggi (HET) yang wajar. Dia menegaskan jangan sampai harganya melambung karena ada pembiaran pelanggaran HET. “Jika hal ini terjadi akan mengganggu daya beli masyarakat dan memicu inflasi secara signifikan,” kata Tulus.

Meskipun begitu, Tulus memahami mengapa pemerintah berencana untuk mendistribusi gas elpiji tiga kilogram secara tertutup. Sebab, lanjut dia, pada awal upaya migrasi dari minyak tanah ke LPG (2004), distribusi gas seharusnya tertutup dengan kartu kendali. “Namun di tengah perjalanan, kartu kendali tak berfungsi, dan selanjutnya distribusinya beraifat terbuka yakni siapa pun bisa dan boleh beli,” ujar Tulus.

Kondisi tersebut menurutnya semakin parah sat harga gas elpiji 12 kilogram semakin mahal. Sementara itu, harga elpiji 3 kilogram sama sekali tidak mengalami kenaikan. Akhirnya, Tulus mengatakan banyak pengguna gas elpiji 12 kilogram yang turun kelas menjadi pengguna LPG tiga kilogram. “Sampai saat ini kisaran pengguna yang turun kelas bisa mencapai 15 sampai 20 persen,” tutur Tulus.

Akibatnya, menurut Tulus, gas elpiji 3 kilogram menjadi tidak tepat sasaran karena pengguna 12 kg yang turun kelas merupakan kelompok masyarakat mampu. Sementara elpiji 3 kilogram untuk kelompok tidak mampu atau orang miskin. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Honor Resmi Meluncurkan Honor Win RT2 dan Honor Win Turbo2, Intip Spesifikasi dan Harganya
Teknologi

Honor Resmi Meluncurkan Honor Win RT2 dan Honor Win Turbo2, Intip Spesifikasi dan Harganya

...

Read moreDetails
Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Harga Emas Diramalkan Sulit Bangkit, Ini Alasannya

Harga Emas Dunia Anjlok, Aksi Jual Saham Teknologi Jadi Pemicu

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Yamaha TMAX 560 2026, Skutik Bongsor Kantongi Sertifkasi Euro5+, Harga Setara Rumah

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Next Post
Bank Riau Kepri

Manajemen Bank Riau Kepri Enggan Tanggapi Gaji/Honorarium Dewan Komisaris Yang Diduga Melanggar Aturan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.