Masyarakat Berpotensi Konsumsi Obat Bermasalah, Kemenkes Abil Alih Izin Edar

Selasa, 26 November 2019 19:05
Masyarakat Berpotensi Konsumsi Obat Bermasalah, Kemenkes Abil Alih Izin Edar

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kementerian Kesehatan RI berencana akan memangkas proses perizinan peredaran obat untuk masyarakat. Hal ini diyakini sebagai keputusan buruk yang dikeluarkan pemerintah, karena akan sangat berisiko bagi masyarakat mengkonsumsi obat bermasalah.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), mnyatakan jika pemangkasan proses izin obat benar-benar dilakukan oleh pemerintah, maka BPOM sebagai lembaga pengawasan akan semakin kedodoran. Itu sama saja dengan fungsi pengawasan pemerintah terhadap obat-obatan tidak berjalan 

“Konsumen berpotensi mengkonsumsi obat bermasalah, seperti obat kedaluwarsa ataupun obat palsu yang selama ini marak,” ujar Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi seperti dilaporkan BBC News Indonesia, Selasa, 26 November 2019.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto beralasan proses perizinan yang sangat lama telah memakan biaya operasional perusahaan produsen obat. DPR menentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tapi tak punya kekuatan untuk membatalkannya

Baca: Tak Bisa Langsung Diterapkan, Perda Pajak Pertalite 5 Persen Harus Dievaluasi Kemendagri

Menurutnya, kunci untuk mengurai persoalan tersebut adalah proses perizinan yang mudah dan cepat. Dengan dipangkasnya proses izin edar obat-obatan, industri akan bisa bersaing dengan menawarkan harga jual yang lebih rendah.

Namun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut akar masalah mahalnya harga obat di Indonesia bukanlah pada hal perizinan, melainkan mahalnya bahan baku obat dan panjangnya rantai distribusi obat.

Hal itu diamini oleh Kepala BPOM Penny Lukito yang menyebut tidak ada keterkaitan langsung harga obat yang tinggi dengan izin edar. “Banyak hal lain yang perlu dibenahi terkait harga obat,” ujar Penny. 

Izin edar produk farmasi, terutama obat-obatan yang biasanya berada dalam kendali BPOM, kini akan diambil alih kembali oleh Kementerian Kesehatan. (bpc3)

Berita Terkini

Rabu, 11 Desember 2019 13:59

Tips Hemat Budget untuk Undangan Pernikahan

Pesta pernikahan memang sesuatu yang sakral dan sangat istimewa.

Rabu, 11 Desember 2019 13:37

Spot-spot di Pekanbaru yang Cocok Buat Jogging

Saat pagi atau sore hari, sebaiknya mengisi waktu luang kamu dengan jogging.

Rabu, 11 Desember 2019 12:27

Banyak Berbasalah, Inilah 2 Alasan Utama Mengapa Nadiem Makarim Hapus UN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan Ujian Nasional (UN)

Rabu, 11 Desember 2019 12:09

Di Sini Pusat Grosir Pakaian di Pekanbaru, Harganya Murah

Bagi kamu yang belum tahu dan sedang menjadi pakaian dalam jumlah banyak

Rabu, 11 Desember 2019 11:31

Bunda, Ini Resep dan Cara Bikin Ayam Goreng Upin Ipin

Ayam goreng jadi begitu populer bagi anak-anak setelah tokoh animasi Upin dan Ipin

Rabu, 11 Desember 2019 11:12

Musim Hujan, Ini Cara Perawatan Converse yang Basah

terlalu sering basah, ditakutkan akan berpengaruh buruk pada umur sepatu.

Rabu, 11 Desember 2019 10:46

Inilah 3 Kabupaten di Riau yang Paling Rawan Kebanjiran, Berikut Fakta-Faktanya

Banjir sudah seperti bencana langganan di beberapa daerah di Riau.

Rabu, 11 Desember 2019 10:17

Waspada Banjir! PLTA Koto Panjang Kembali Akan Buka 5 Pintu Air Hari Ini

Pembukaan pintu pelimpah akan dilakukan mulai pukul 11.00 WIB.

Rabu, 11 Desember 2019 09:53

Inter Gagal Lolos 16 Besar Liga Champions, Shaw Sindir Lukaku di Twiter

Inter tersingkir dari Liga Champions usai kalah lawan Barcelona.

Rabu, 11 Desember 2019 09:45

Catatan Sejarah 11 Desember: Kelahiran Raja Dangdut, Rhoma Irama

Ini berarti penggemar Rhoma 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia saat itu.