HARGA EMAS: Tren Pelemahan Diprediksi Berlanjut Hingga Pekan Depan

Sabtu, 18 Mei 2013 14:01

Â

BERTUAHPOS, JAKARTA— Pelemahan harga emas di pasar global diproyeksi terus berlanjut pekan depan, Senin-Jumat (20-24 Mei 2013) akibat tertekan aksi jual dan melemahnya permintaan.

Sebanyak 17 dari 28 analis yang yang disurvei Bloombergmemperkirakan harga emas akan turun untuk periode seminggu mendatang, dan hanya 8 analis percaya harga akan bullish, sementara 3 analis menyatakan stagnan.

Tak hanya level harga yang merosot, Bloomberg mencatat kepemilikan emas terus anjlok 16% menjadi 2,207 metrik ton, atau terendah sejak Juli 2011. Penurunan kepemilikan emas palng tinggi terjadi di Cina dan India.

Baca: Sulitkah Jadi Investor di Pasar Modal?

Jeremy Baker, analis komoditas Harcourt Investment Consulting AG Zurich mengungkapkan investor mulai kehilangan kepercayaan terhadap emas sebagai aset bernilai. Pelemahan harga 6,3% ke level US$ 1.400 per ounce merupakan yang terendah sejak 2 tahun terakhir.

“Momentum telah melambat secara signifikan. Emas telah kehilangan kemilaunya, dan akan terus berada pada fase pelemahan,”katanya seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (18/5/2013).

Sementara itu, harga emas ritel lempengan di Indonesia pekan ini Senin-Jumat (13 Mei-17 Mei) rata-rata turun Rp.3400. Penurunan tertinggi Jumat (17/5) sebesar Rp5.000/gram berdasarkan harga emas  PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.

Penurunan tersebut merupakan penurunan terbesar sepanjang pekan ini. Berdasarkan catatan Bisnis, pada Senin (13/5/2013) harga emas turun Rp4.000, Selasa (14/5/2013) turun Rp2.000, Rabu (15/5/2013) turun Rp4.000, Kamis (16/3/2013) turun Rp2.000. Sehingga dalam sepekan ini, total penurunan harga emas Rp17.000. (bisnis.com)