• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekonom Dahlan Tampubolon: di Bawah Minyak di Atas Minyak, Tapi Susah Cari Minyak

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 September 2020
BBM naik di Riau

Harga BBM Pertamax Turbo dan Dexlite di Riau naik (foto/ilustrasi)

108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ekonom Dahlan Tampubolon menanggapi soal rencana BBM jenis premium dan pertalite yang rencananya akan dihapus pemerintah. Menurutnya kebijakan-kebijakan seperti ini berpotensi menimbulkan masalah baru, di tangah kondisi ekonomi masyarakat yang diharapkan pada situasi sulit.

Masalah inu bermuara pada regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melalui Permen LHK 20/2017, mengharuskan BBM oktan rendah dan tidak ramah lingkungan, dihapus dari Indonesia.

Tak lain bahan bakar berstandar Euro 2; Premium (RON 88) dan Pertalite (RON 90), serta Solar (CN 48). Nah, Juni lalu Menteri BUMN justru merestui pengurangan produk BBM.

Pertamina pun terus berencana memangkas produksi bahkan menghapus bahan bakar minyak (BBM) beroktan rendah. Saat ini masih ada dua jenis BBM yang RON-nya masih di bawah 91, yaitu Premium dengan RON 88 dan Pertalite dengan RON 90. Namun Pertamina menegaskan Premium-Pertalite tetap dijual.

“Kelihatan sekali pernyataan ini menegaskan maju mundur pemerintah saat memangkas BBM kualitas bawah,” ungkapnya kepada Bertuahpos.com.

Padahal, menurut data Pertamina, kedua jenis BBM ini memiliki porsi konsumsi paling besar. Misalnya saja data 22 Agustus 2020, penjualan Premium mencapai 24 ribu kilo liter (KL) dan Pertalite sebesar 51,5 ribu KL.

Sedangkan  penjualan BBM dengan RON di atas 91 (Pertamax) dengan RON 92 sebesar 10 ribu KL dan Pertamax Turbo dengan RON 98 sebesar 700 KL.

Menurut Dahlan, seiring rencana pengurangan BBM oktan rendah (bersubsidi), tentu meresahkan masyarakat. Belum lagi memikirkan biaya hidup terdampak pandemi. Kenyataannya selama ini masyarakat telah mengurangi konsumsi BBM oktan 88 (premium) ke BBM yang lebih tinggi oktannya (pertalite).

Masyarakat masih mengamini. Tak beda ketika masyarakat beralih dari kerosen ke elpiji.  Namun, di saat masyarakat sudah terbiasa mengkonsumsi pertalite, malah ada rencana pengurangan atau malah penghapusan. Padahal pertalite disebutkan bukan BBM bersubsidi, tidak seperti premium.

“Itulah,… di Riau sendiri, sangat jarang ditemui SPBU menyediakan BBM Pertamax (oktan 92), tentu semakin meresahkan kalau harus beralih ke pertamax plus (oktan 95). Apalagi kalau harus mengkonsumsi BBM standar EURO 4 seperti pertamax turbo,” tambah doktor jebolan Urban Study Universitas Malaya ini.

Makanya, kata Dahlan, seringkali di penghujung tahun masyarakat kesulitan mencari BBM subsidi, kalau pun ada harus mengantri panjang.

“Apalagi kalau nanti ada pengurangan produksi dan pembatasan konsumsi, tentu akan menjadi persoalan baru. Di atas minyak, di bawah minyak, tapi susah betul mencari minyak,” ungkapnya. (bpc5)

Tags: bbmpertalitepremium
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Segini Konsumsi BBM Toyota Raize, Spesifikasi dan Harganya
Otomotif

Segini Konsumsi BBM Toyota Raize, Spesifikasi dan Harganya

...

Read moreDetails
Geely EX5 Resmi Hadir, SUV Listrik Premium dengan Jarak Tempuh 495 Km

Geely EX5 Resmi Hadir, SUV Listrik Premium dengan Jarak Tempuh 495 Km

BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di Hampir Semua SPBU

Harga Pertamax Berpotensi Naik ke Rp20.000 per Liter, Konsumsi BBM Bersubsidi Akan Membludak

Kuota BBM Riau 2027 Naik hingga Antrean Solar yang Mengular, Pertamina Klaim Ini Penyebabnya

Kuota BBM Riau 2027 Naik hingga Antrean Solar yang Mengular, Pertamina Klaim Ini Penyebabnya

BBM B50 Segera Diluncurkan dan Dikalim Hemat Devisa Triliunan Rupiah

BBM B50 Segera Diluncurkan dan Dikalim Hemat Devisa Triliunan Rupiah

BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di Hampir Semua SPBU

Update Harga BBM Non Subsidi Sumbar, Riau, Kepri Juni 2026

Next Post

Tanpa Distribusi Jelas, Bea Cukai Pekanbaru Kesulitan Tindak Rokok Ilegal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.