BJ Habibie: Harga 1 Kg Pesawat Terbang Setara 450 Ton Beras

Jumat, 11 Oktober 2013 02:28
BJ Habibie: Harga 1 Kg Pesawat Terbang Setara 450 Ton Beras

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Mantan Presiden BJ Habibie punya pemikiran bahwa masalah mendasar yang dihadapi Indonesia saat ini dan ke depan adalah persoalan ketidakadilan dan kemiskinan. Untuk mengatasi satu dari dua masalah itu yaitu kemiskinan maka perlu upaya penciptaan lapangan kerja diantaranya dari sektor industri kedirgantaraan.

Bahkan Habibie menyebutkan, nilai tambah industri kedirgantaraan sangat luar biasa. Ia mengilustrasikan harga satu pesawat terbang bisa setara dengan jutaan ton beras.

Advertisement

“Saya mikir, saya mau menang lawan kemiskinan. Caranya kasih dong pekerjaan, kasih jam kerja. Satu kilogram pesawat terbang penumpang harganya sama dengan 450 ton beras,” kata BJ Habibie kepada detikFinance pekan lalu.

Untuk mewujudkan keinginannya memerangi kemiskinan, pada masa lalu ia mengirim banyak putra-putra terbaik Indonesia ke luar negeri untuk mengembangkan industri kedirgantraan di Tanah A‏ir. Menurutnya Indonesia tak boleh terus bergantung dengan pesawat impor dan harus mandiri membuat pesawat penumpang di dalam negeri.

Baca: Pemerintah Tetapkan Tarif Bea Keluar CPO 0%

“Saya bilang orang-orang yang saya bimbing dengan kasih sayang dikirim ke luar. Belajar N250 sudah terbang, N2130 baru mau terbang. N250 sudah ETA certified, 80 persen. Tahun 2000 masuk market, assembly line di Alabama sudah ada dan di Stuttgart untuk Eropa,” katanya.

Namun krisis 1998 lalu membuat segala rencananya kandas, waktu itu IPTN yang kini PTDI tak lagi mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah. Akhirnya para sumber daya manusia yang ia didik tidak bisa kerja di dalam negeri.

“Dibubarkan. Ke mana mereka? Boeing, Airbus, Brasil, Turki, semua,” katanya.

Saat ini Habibie kembali mengembangkan pesawat penumpang baling-baling penerus dari N250, yaitu R80 dengan kapasitas 80 penumpang. Pesawat ini kini masih dalam studi, harapannya 2016 nanti sudah bisa diproduksi massal, bahkan maskapai Sriwijaya A‏ir sudah memesan untuk anak usahanya NAM Air.(detik.com)

Berita Terkini

Selasa, 27 Oktober 2020 10:32

Kemenag Riau Serukan Masjid Kembali Terapkan Protokol Kesehatan

#protokolkesehatan

Selasa, 27 Oktober 2020 08:10

Jangan Sepelekan Percikan Kencing

#ISLAMPEDIA

Selasa, 27 Oktober 2020 06:32

Saat Cuti Bersama, Riau Perketat Izin Pegawai Keluar Daerah

#cutibersama #liburpanjang #asnriau

Selasa, 27 Oktober 2020 05:32

Tugas Tim Kesehatan di Posko Cek Poin, Faskes Terdekat Tetap Dikoordinasikan

posko cek poin, kesehatan, libur panjang, cuti bersama

Selasa, 27 Oktober 2020 04:31

Tumpang Tindih Kewenangan Pusat dan Daerah, UU Cipta Kerja Perlu Segera Disingkronisasi

#uuciptaker, #kewenangan #pusatdan daerah