• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Walhi Riau Sebut Gubri dan Bupati/Walikota Bisa Jadi Tergugat dalam Kasus Masyarakat Adat

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Agustus 2022
masyarakat hukum adat dan pengelolaan lingkungan hidup

Hamparan hutan alam di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Indragiri Hulu, Riau.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Penggiat lingkungan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) pertanyakan komitmen Gubernur Riau Syamsuar terkait penegakan Pergub Nomor 9 tahun 2021 terkait rencana aksi Masyarakat Adat.

Direktur Eksekutif Walhi Riau, Boy Jerry Even Sembiring mengungkapkan, setidaknya ada beberapa target utama terkait masyarakat adat yang tertuang dalam Pergub tersebut. “Namun hingga kini masih minim,” tuturnya dalam sebuah diskusi publik: Menilik Komitmen Riau Hijau dan Posisi Masyarakat Adat, di Rumah Rakyat Walhi Riau, belum lama ini.

Adapun target rencana aksi tersebut, Pertama, identifikasi dan penelitian Kesatuan Masyarakat Hukum Adat, Kedua, pembentukan Gugus Tugas Masyarakat Adat, Ketiga, Penguatan Kelembagaan Adat, Keempat, Pemetaan Wilayah Hutan Adat, dan Kelima, Penetapan Peraturan (SK/Perda) Pengakuan Masyarakat Hukum Adat/Hutan Adat.

“Hal ini seharusnya tidak terjadi karena paling tidak terdapat dua Perda yang dapat digunakan untuk mengakselerasi komitmen tersebut,” katanya.

Boy mengungkapkan, ada 2 landasan hukum bagi Syamsuar untuk merealisasikan janjinya tersebut, yakni Perda Provinsi Riau Nomor 10 Tahun 2015 tentang Tanah Ulayat dan Pemanfaatannya, serta Perda Provinsi Riau Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengakuan Keberadaan Masyarakat Hukum Adat dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Walhi Riau mendorong, Syamsuar harus memanfaatkan sisa masa jabatannya untuk menempatkan persoalan ini menjadi masalah yang urgen untuk diselesaikan dan prioritas, dalam rangka pengakuan dan perlindungan masyarakat adat dalam kerangka Riau Hijau.

Walhi Riau menawarkan solusi, dengan penggunaan jalur litigasi kepada masyarakat adat, apabila dalam sebulan ini tidak ada progres kebijakan dan tindakan signifikan yang dilakukan Gubernur Syamsuar. Langkah serupa pernah dilakukan Walhi di tahun 2017, ketika membantu beberapa masyarakat adat untuk menggunakan hak gugatnya untuk menguji Perda Nomor 10/2014.

“Bukan hanya Gubernur Riau, bahkan para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau bisa kita tarik menjadi tergugat karena abai atau sengaja tidak menggunakan kewenangannya menerbitkan kebijakan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat,” tegasnya.

Sementara itu Tenaga Ahli Gubernur Riau Bidang Lingkungan Hidup, Johny Setiawan Mundung yang juga hadir dalam diskusi itu mengatakan, bahwa Gubri Syamsuar telah merespon persoalan dan aduan masyarakat adat khususnya Suku Talang Mamak secara langsung. “Gubernur menerima langsung mereka, tidak mendisposisikannya kepada Kepala Dinas,” kata dia.

Terkait Riau Hijau, dia menjelaskan, bahwa komitmen itu lahir dan dirumuskan langsung dari usulan NGO sehingga pewujudannya, bukan sekedar komitmen semata, melainkan telah menjadi komitmen bersama. Johnny menambahkan, Pemerintah Provinsi Riau juga mengalami kendala keterbatasan kewenangan dalam melahirkan produk hukum di tingkat kabupaten/kota.

“Akselerasi proses pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di lintas kabupaten/kota tentu akan diakselerasi dengan cepat oleh Gubernur. Contohnya, penerbitan Keputusan Gubernur dalam pengakuan entitas Masyarakat Adat Sakai yang wilayah adatnya berada di lintas Kabupaten Siak dan Bengkalis,” ujarnya.

Meski begitu, Johnny mengatakan bahwa hasil diskusi itu tetap akan menjadi masukan penting bagi Pemprov Riau dan akan disampaikan kepada Gubri Syamsuar, dan semoga akan langsung ditindaklanjuti.***

Tags: Gubernur Riauhukum adathutan adat riaumasyarakat adatmasyarakat adat rauSyamsuarwalhi rau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik
Regional

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik

...

Read moreDetails
Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi saksi dalam persidangan Gubernur Riau Non Aktif, Abdul Wahid, Kamis (18/06/26)

Jadi Saksi di Pengadilan, UAS Tegaskan Kesetiaan Sahabat untuk Abdul Wahid. “Engkau Tidak Sendirian”

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

Sekdaprov Riau Sebut Perda Tanah Ulayat untuk Lindungi Hak Masyarakat Adat

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Penampakan Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Next Post
Pulau beting aceh, pulau Rupat

Wisata Pulau Rupat Utara Minim Dukungan Ekonomi Kreatif

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.