• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Syamsuar Minta Uni Eropa Juga Lirik Kelapa, Sagu dan Karet di Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 November 2021
Covid provinsi Riau

Gubernur Riau Syamsuar

112
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar meminta agar pihak Uni Eropa tidak hanya melirik sawit sebagai komoditi perkebunan untuk dikerjasamakan. Syamsuar menyebut Pemprov Riau berharap komoditi perkebunan lainnya, seperti kelapa, sagu dan karet Riau juga memiliki potensi besar untuk dikerjasamakan.

Hal ini disampaikan Syamsuar usai menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket, di kediaman dinasnya di Jalan Ronggowarsito, Pekanbaru, Senin, 15 November 2021. “Dalam pertemuan itu juga sudah saya sampaikan mengenai potensi investasi, tidak hanya di sawit tapi juga kelapa, sagu dan karet di Riau,” katanya.

Dia menambahkan, selain komoditi perkebunan, Riau juga membuka tangan kepada Uni Eropa untuk melakukan investasi di sektor UMKM dan Pariwisata. Terkait hal ini, kata Syamsuar, Dubes Uni Eropa juga sudah menyinggung soal minat mereka untuk pengembangan UMKM.

“Tadi juga sudah disinggung oleh Pak Dubes bagaimana mereka berminat untuk pengembanga UMKM dan komoditi perkebunan lainnya. Yang jelas, nanti kita tunggulah tindak lanjutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket mengatakan ada dua poin penting mengapa Uni Eropa tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Riau, dalam hal ekonomi dan perdagangan.

Adapun kedua poin yang disebut Vincent yakni; Riau memiliki kebun sawit yang luas, bahkan termasuk daerah dengan kebun sawit terluas di Indonesia. “Selanjutnya, Uni Eropa menawarkan pajak ekspor CPO yang rendah,” konferensi pers usai pertemuannya dengan Gubernur Riau Syamsuar di Kediaman, Senin, 15 November 2021.

Dia mengatakan, fokus kerjasama yang ingin dijalin antara Uni Eropa dengan Riau untuk meningkatkan perdagangan dan investasi di daerah ini. Vincent juga menyebut bahwa minyak sawit Riau mewakili 8% dari total perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa dan 16% mewakili ekspor Indonesia ke Eropa. “Kami menyadari bahwa sektor ini merupakan sumber lapangan kerja dan pendapatan besar di daerah,” kata Vincent.

Atas dasar ini, Uni Eropa memiliki minat yang besar untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah, industri dan organisasi masyarakat untuk meningkatkan standar berkelanjutan di seluruh rantai pasokan minyak sawit. “Secara khusus kami ingin memastikan bahwa minyak sawit yang kami beli tidak berkontribusi terhadap deforestasi. Kami sadar, bahwa Indonesia bekerja keras untuk hal ini,” sambungnya.

Sementara itu, melalui kunjungannya ini, Vincent berharap bisa mendapatkan informasi banyak tentang kemajuan yang ada, mengingat Uni Eropa merupakan salah satu pasar minyak sawit terbesar bagi Indonesia. (Advertorial)

Tags: Gubernur Riaukomoditi perkebunansawitSyamsuarUni Eropa
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik
Regional

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik

...

Read moreDetails
Bentuk Vespa Primavera Kini Dilindungi Merek Dagang di 27 Negara Uni Eropa

Bentuk Vespa Primavera Kini Dilindungi Merek Dagang di 27 Negara Uni Eropa

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi saksi dalam persidangan Gubernur Riau Non Aktif, Abdul Wahid, Kamis (18/06/26)

Jadi Saksi di Pengadilan, UAS Tegaskan Kesetiaan Sahabat untuk Abdul Wahid. “Engkau Tidak Sendirian”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Penampakan Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Next Post
Ketua DPRD Hamdani

Jelang Putusan Gubernur, PKS Riau Minta Hamdani Jalin Komunikasi yang Baik di DPRD Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.