Sentil dari Sisi Etika, YLKI Sebut Tak Pantas Sembako Dipajaki

Sabtu, 12 Juni 2021 20:25
Sentil dari Sisi Etika, YLKI Sebut Tak Pantas Sembako Dipajaki
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abdi – Foto: Net

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Secara etika, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai tidak pantas jika pemerintah pungut pajak sembako, begitu pandangan Ketua Harian YLKI Tulus Abadi.

Lembaga ini secara tegas juga turut menolak rencana pemerintah pajaki sembako sebesar apapun pajak yang akan diberlakukan. “Bahkan 1% pun tak pantas pemerintah pungut pajak dari sembako,” katanya.

Hal ini diungkapkan Tulus dalam sebuah diskusi virtual pada Sabtu, 12 Juni 2021. “Dari sisi etika bahkan tidak pantas,” tuturnya, dilansir dari merdeka.com.

Menurutnya, dampak dari kebijakan ini — jika memang PPN sembako diberlakukan — maka akan terjadi penyesuaian harga. Masyarakat selaku konsumen jelas akan sangat terbebani.

Baca: Nama Kebangsawanan di Masyarakat Melayu Riau

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 19 Januari: Vonis untuk Gayus Tambunan

Di sisi lain, masih banyak masalah – masalah lain yang harus ditanggung masyarakat terkait persoalan sembako di negeri ini. Salah satunya terkait tingginya biaya logistik hingga distribusi.

Menurut Tulus, hal ini akan menjadi beban bagi masyarakat dan otomatis akan memukul daya beli. Dia meminta, agar pemerintah sebaiknya fokus saja pada perbaikan sistem logistik untuk tujuan distribusi yang merata.

“Karena dalam melihat suatu (perbaikan) komoditas bukan hanya soal harga. Tetapi efek lainnya juga,” tuturnya. (bpc2)