• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Riau Siap-Siap Covid-19 Gelombang Ketiga

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 November 2021
update corona

Ilustrasi Covid-19

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kekhawatiran akan naiknya kasus covid-19 di akhir 2021 atau awal tahun 2022 sudah ada sejak Oktober lalu. Riau salah satunya, yang merupakan daerah dengan angka kasus terkonfirmasi hingga menyentuh 2.000 kasus—di rentang Juli, Agustus, September. 

Apa yang pernah terjadi di Riau membuat banyak pihak lebih dulu mengeluarkan peringatan akan potensi lonjakan covid-19 gelombang ketiga. 

Para pakar memperkirakan, angka kasus terkonfirmasi (termasuk di Riau) mungkin saja akan kembali menanjak naik pada akhir tahun ini, atau awal tahun depan. 

“Riau perlu waspadai penyebaran corona gelombang ketiga,” kata Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Riau dokter Wildan Asfan Hasibuan dalam sebuah wawancara dengan Bertuahpos.com.

Atas dasar itu, meski kasus terkonfirmasi di Riau sudah turun bahkan nihil, langkah untuk antisipasi menjadi hal penting dilakukan. 

Situasi yang dirasakan Riau saat ini, bukan situasi yang mengharuskan masyarakat untuk berleha-leha tanpa protokol kesehatan yang ketat. 

“Justru penerapan protokol kesehatan dalam situasi saat ini menjadi penentu apakah Riau akan dihadapkan kembali dengan penyebaran covid-19 pada gelombang ketiga, atau tidak,” tuturnya.

Dia menambahkan, ada beberapa faktor mengapa Riau perlu mewaspadai potensi lonjakan covid-19 pada akhir tahun ini.

 Pertama, adanya libur natal pada 25 Desember 2021, dan libur Tahun Baru 2021. Diperkirakan mobilitas masyarakat pada dua hari besar ini sangat tinggi, baik dari lokal, maupun kedatangan orang dari luar Riau.

Wildan menyebut, dari pengalaman sebelumnya, angka kasus terkonfirmasi corona di Riau dari luar daerah memberikan kontribusi yang cukup besar pada lonjakan kasus covid-19 pada gelombang kedua lalu. 

Faktor lainnya, yakni munculnya covid-19 varian baru setelah delta—AY.4.2—yang kini turut menjadi antensi pemerintah, bukan hanya di daerah tapi juga di pusat. 

“Apalagi Riau sangat dekat dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang mana angka kasus terkonfirmasi untuk saat ini sangat tinggi,” tuturnya.

Satgas Covid-19 Klaim Upaya Antisipasi telah Dipersiapkan

Dalam sebuah konferensi pers pada Oktober 2021, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau dokter Indra Yovi mengklaim bahwa upaya antisipasi terhadap potensi lonjakan kasus terkonfirmasi corona telah dipersiapkan. 

“Seluruh fasilitas yang sebelumnya dibangun, tetap distanbykan hingga saat ini. Itu bagian dari upaya antisipasi yang kita persiapkan,” sebutnya.

Upaya lainnya, kata Yovi, tracing, testing dan treatment tidak pernah dikurangi. “Justru kapasitasnya akan terus ditambah,” sebutnya. 

Sementara itu, saat ini Riau sudah memiliki rumah oksigen di Lanud Roesmin Nurjadin, Rumah Sakit Darurat di asrama haji Riau, memastikan kapasitas tempat tidur tidak dikurangi, termasuk memaksimalkan upaya penanganan yang lain.

“Namun, yang perlu disadari bahwa, disiplin terhadap protokol kesehatan yang menjadi penentu apakah kita (Riau) siap atau tidak menghadapi lonjakan kasus covid-19 di gelombang ketiga, atau tidak,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir menyebut, upaya lain untuk mengantisipasi lonjakan kasus konfirmasi, yakni dengan mempercepat capaian vaksinasi.

Terkait ini, kata Mimi, pemerintah pusat juga sudah melakukan dorongan ke daerah-daerah agar secepat mungkin target capaian vaksinasi harus disegerakan untuk tujuan terwujudnya kekebalan komunal (herd immunity).

“Jadi memang selain pengetatan terhadap protol kesehatan, capaian vaksinasi harus disegerakan agar jika pun terjadi lonjakan kasus corona, upaya penanganannya tidak seberat sebelum-sebelumnya,” sebut Mimi.

Kabupaten/kota diminta perkuat koordinasi

Gubernur Riau Syamsuar meminta kepada setiap pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk memperkuat langkah koordinasi agar langkah-langkah persiapan terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan kasus, bisa lebih mudah ditangani.

“Kami berterimakasih banyak kepada semua pihak atas kerja sama yang dilakukan telah berhasil membuat angka kasus penyebaran covid-19 di Riau menurun, dan bahkan nihil. Namun sinergitas dan koordinasi harus tetap dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi akhir atau di awal tahun depan,” tuturnya.

Syamsuar juga menekankan kepada pemerintah kabupaten/kota di Riau untuk melakukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan, mengingat angka capaian vaksinasi di Riau masih di kisaran 40%-an.

Dia juga meminta kepada daerah untuk sesegera mungkin menghabiskan stok vaksin, agar percepatan capaian vaksinasi bisa maksimal. Dalam hal ini, Riau baru akan dapat tambahan stok vaksin dari pusat apabila jumlah vaksin di Riau tersalurkan kepada masyarakat. 

Bentuk lain dari langkah antisipasi yakni pengetatan pintu masuk baik udara, laut dan darat. Meski demikian, hal ini tetap merujuk pada ketentuan dari pemerintah pusat sesuai dengan petunjuk teknis saat PPKM Level 3 se-Indonesia diberlakukan. “Kita berharap tak ada lagi gelombang covid-19. Kalau pun ada harapan kita penanganannya tidak seperti dulu lah,” tuturnya. (bpc2/melba)

Tags: Covid-19gelombang ketigariau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"
Regional

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

...

Read moreDetails
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post

Korban Tabrak Lari di Rimbo Panjang Terima Santunan Jasa Raharja

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.