Oknum Pejabat Kemen PUPR di Riau Digugat Atas Dugaan Kasus Kebun Sawit Ilegal

Selasa, 09 November 2021 12:34
Oknum Pejabat Kemen PUPR di Riau Digugat Atas Dugaan Kasus Kebun Sawit Ilegal

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Oknum pejabat Kementerian PUPR Bina Marga di Provinsi Riau digugat atas dugaan kasus kebun sawit ilegal. Gugatan dilayangkan oleh Yayasan Lingkungan dan Bantuan Hukum Rakyat (YLBHR) Riau yang secara resmi mendaftarkan Gugatan Legal Standing atas lahan kebun sawit milik oknum Kementerian PUPR tersebut.

Dalam gugatan tersebut, diduga oknum yang bertugas sebagai Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kementerian PUPR yang bertugas di Riau ini, berkebun kelapa sawit di dalam konsesi. 

“Hari ini, secara resmi kita daftarkan gugatan Legal Standing melawan hukum di bidang kehutanan terhadap kebun sawit yang dikuasai dan dipergunakan secara ilegal oleh oknum berinisial SM. Sebab, areal tersebut berada dalam kawasan konsesi HTI,” kata Sekjen DPD YLBHR Provinsi Riau Nardo Ismanto SH, Selasa, 9 November 2021.

Nardo menjelaskan, alih fungsi kawasan hutan menjadi kebun Kelapa Sawit yang terletak di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan itu tanpa izin Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Baca: Pemprov Riau Ingatkan RS dan Klinik Jangan ‘Mainkan-main’ Harga Swab PCR, Katahuan Cabut Izin

Secara histori, dia menjelaskan, penataan kawasan hutan berdasarkan beberapa Surat Keputusan Menteri LHK, perkebunan kelapa sawit itu tidak pernah lepas dari kawasan hutan yang kini dibebani izin HTI untuk PT NWR. Oleh karena itu, YLBHR juga menarik PT. NWR sebagai pihak turut tergugat. 

“Tergugat adalah pelaku okupasi kawasan hutan secara tidak sah. Kemudian Turut Tergugat adalah PT NWR dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),” kata Nardo. 

Dia menambahkan, hal tersebut telah merugikan peruntukan kawasan hutan, di mana HTI diberikan kepada perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kawasan hutan dan menurunkan jaminan bahan baku industri hasil hutan. Dengan demikian, kegiatan perkebunan tersebut ini dapat merugikan negara. 

“Padahal, HTI mestinya dikelola untuk menyediakan bahan baku industri yang dapat meningkatkan perekonomian negara,” sebutnya.

Tidak hanya itu, YLBHR juga menelusuri Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun hasilnya Nihil. Dijelaskan, perkara ini juga akan dibawa dalam perkara tindak pidana pencucian uang. “Kami mencurigai uang hasil kebun untuk menambah aset pribadi yang bersangkutan,” sambungnya. 

Nardo menambahkan, dalam UU Cipta Kerja tidak memungkinkan bagi SM untuk berlindung di aspek keterlanjuran dan izin berusaha. Sebab tidak mungkin Pemerintah Pusat menerbitkan izin berusaha dalam konsesi.  

Selain itu, kata Nardo, PT. NWR selaku pemilik konsesi juga dinilai lalai memanfaatkan HTI yang diberi oleh negara. Dalam diktum izin HTI, NWR wajib menanam seluruh areal kerja dalam konsesi dalam waktu 25 tahun setelah izin diterbitkan. 

Dia berharap Hakim Pengadilan Negeri Pelalawan yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat menjatuhkan vonis sesuai petitum dalam gugatan. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 02 Desember 2021 18:06

Al-Azhar Kecam Serbuan Israel di Mesjid Ibrahimi

Serangan itu merupakan tindakan terang-terangan terhadap kesucian Islam.

Kamis, 02 Desember 2021 17:24

Obat Alami Untuk Leher yang Kaku dan Tegang

Terlalu lama duduk di depan laptop, atau tidur dengan posisi yang salah bisa membuat leher terasa kaku dan sakit

Kamis, 02 Desember 2021 17:14

Matangkan Pembukaan S2 Manajemen Dakwah, FDK UIN Suska Riau Studi ke Fidkom UIN Syahid

Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) menggesa pembukaan program studi magister (S2).

Kamis, 02 Desember 2021 16:30

KS Tiga Naga Degradasi, CEO Klub Minta Pemain Bertahan

CEO KS Tiga Naga, Rudi Sinaga meminta pemainnya untuk tetap bertahan, walau musim depan mereka akan berlaga di Liga 3.

Kamis, 02 Desember 2021 16:20

Tips Cara Gampang Terhindar Dari Sakit Batu Ginjal

Tak ada siapa pun yang ingin terkena penyakit, apalagi jenis sakit yang menyerang organ vital dalam tubuh seperti batu ginjal.

Kamis, 02 Desember 2021 15:33

Persembahan Spesial Hotel Khas Pekanbaru, Minuman Laksamana Mengamuk

Hotel Khas Pekanbaru memiliki persembahan istimewa, minuman khas Melayu Riau, Laksamana Mengamuk.

Kamis, 02 Desember 2021 15:28

Matangkan Rencana Politik, 3 Syarat Maju Pilpres 2024 Menurut Ridwan Kamil

Ridwan Kamil—Gubernur Jawa Barat ungkap rencana politiknya dalam beberapa tahun ke depan.

Kamis, 02 Desember 2021 14:37

Di City, Pep Guardiola Kalahkan Rekor Sir Alex Ferguson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memecahkan rekor kemenangan milik Sir Alex Ferguson di Manchester United (MU).

Kamis, 02 Desember 2021 13:10

Soal Kekosongan Jabatan Kadiskes, Syamsuar Pastikan Tak Ganggu Penanganan Covid-19

“Kami pastinya penanganan covid-19 akan tetap berjalan seperti biasanya.”

Kamis, 02 Desember 2021 12:43

Pemprov Riau Kebut Ratusan Paket Lelang 2022 Desember Ini

Pemprov Riau kebut 350 paket lelang pada kegiatan APBD 2022 di Desember 2021.