Lawang Sewu Termasuk Tempat Paling Mengerikan di Dunia

Minggu, 28 November 2021 10:17
Lawang Sewu Termasuk Tempat Paling Mengerikan di Dunia
Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Bangunan Lawang Sewu, yang berada di Semarang, Jawa tengah, termasuk tempat paling angker di dunia. 

Saking ngerinya, gedung yang dibangun pada tahun 1904 ini bahkan disamakan dengan tempat mengerikan lainnya, seperti Beelitz-Heilstatten Hospital, Jerman, Hutan Aokigahara di Jepang, Tak Tak School di Hong Kong hingga Raynham Hall yang terdapat di London.

Secara arsitektur, bangunan ini didesain layaknya bangunan Belanda. Lawang Sewu juga terkenal dengan banyak pintu-pintu yang terdapat pada bangunan tersebut.

Tak heran jika kemudian orang-orang menyebutnya Lawang Sewu atau dalam bahasa Indonesia berarti Seribu Pintu. 

Baca: Tak Kuat Mendaki Fuso Bermuatan Kayu Terjungkal di Kuansing

Konon, pada masa penjajahan Belanda hingga Jepang, bangunan ini menjadi penjara yang sangat menyeramkan.

Di bagian bawah tanah, terdapat penjara jongkok dengan ukuran 1,5 meter persegi dengan tinggi 60 cm, yang dipakai untuk 5 – 9 orang tahanan. Suasana penjara jongkok sangat pengap, hanya ada sedikit pencahayaan dari lampu temaram. 

Dari dalam, masih sering terdengar jeritan-jeritan perempuan dan disusul suara derap sepatu khas pasukan tentara. Jika “beruntung”, kamu bisa mendengar suara-suara mengerikan itu.

Mengutip dari berbagai sumber, Lawang Sewu kini menjadi landmark di Semarang,, yang dibangun sebagai kantor pusat Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda. 

Bangunan era kolonial terkenal sebagai rumah berhantu dan lokasi syuting. Pemerintah Kota Semarang telah berusaha mengubah citra keangkeran Lawang Sewu, namun faktanya itu belum berhasil. Nuansa mistis tak bisa lepas dari Lawang Sewu (seribu pintu). (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.

Senin, 24 Januari 2022 17:22

Polisi Selidiki Soal Besi Jembatan Siak IV yang Hilang

Polisi tengah melakukan penyelidikan terkait banyaknya besi di Jembatan Siak IV banyak yang hilang.

Senin, 24 Januari 2022 17:04

Erick Thohir Sebut Jadi Capres Bukan untuk Cari ‘Untung-untungan’

Erick Thohir menyatakan dirinya tak ingin mencari peruntungan dengan mencapres di 2024 mendatang.

Senin, 24 Januari 2022 16:47

OJK dan Polda Riau Perkuat Koordinasi Berantas Investasi Ilegal

OJK dan Polda Riau melakukan pertemuan, untuk membahas investasi dan pinjaman online ilegal.

Senin, 24 Januari 2022 16:26

Kelapa Bulat di Riau Stagnan, Kopra Turun, Cek Harganya di Sini

Harga kelapa butiran, atau kelapa bulat di sejumlah daerah di Riau terpantau stagnan, atau tidak mengalami kenaikan dan penurunan pada pekan ini.