Kuota Terbatas, ADI Kukuhkan 10 Mahasiswa Calon Da’i di Pekanbaru

Sabtu, 09 Oktober 2021 18:05
Kuota Terbatas, ADI Kukuhkan 10 Mahasiswa Calon Da’i di Pekanbaru
ADI kukuhkan mahasiswa calon dai (Foto: Bertuahpos/Milla)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Akademi Dakwah Indonesia (ADI) kukuhkan 10 mahasiswa calon dai untuk tahun 2021. Seremonial pengukuhan mahasiswa tersebut berlangsung di Kampus ADI Jalan Melati Pekanbaru, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Pengukuhan itu dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Dr. Adian Husaini, M.Si, yang di dampingi oleh Direktur ADI Pekanbaru Dr. Nurdin, M.A. Turut hadir dalam acara itu Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi.

“Mahasiswa yang diterima sebanyak 10 orang karena terbatas menerima mahasiswa sebanyak 150 orang per semester di seluruh Indonesia. Maka tidak mungkin tertampung semuanya karena keperluan dai itu memang sangat banyak,” kata Ketua DDII Dr. H. Adian Husaini kepada Bertuahpos.com, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Akademi Dakwah Indonesia atau ADI merupakan program kaderisasi dai dari DDII. Mereka yang telah berstatus sebagai mahasiswa di ADI setidaknya akan menjalani masa pendidikan minimal 1 tahun.

Baca: Satgas: Semua Pinjaman Online Lewat SMS Ilegal

Adian menambahkan, dalam masa tersebut pada calon dai dipersiapkan sematang mungkin sehingga mereka benar-benar siap untuk terjun ke masyarakat untuk berdakwah, terutama untuk kebutuhan khatib, imam mesjid termasuk untuk pendampingan masyarakat dalam kehidupan sosial-keagamaan.

Direktur ADI Dr. Nurdin, MA mengatakan, hadirnya akademi yang dibentuk pada tahun 2007 itu bertujuan untuk mempercepat prosed kaderisasi para dai di daerah-daerah di tengah keterbatasan kemampuan dan waktu.

“Karena itulah muncul inisiasi untuk membentuk ADI di daerah untuk menjadikan sebuah langkah awal untuk Mengkader dai,” ujarnya.

Nurdin pun berharap peran serta masyarakat dan para donatur memberikan santunan melalui Laznas sebab para mahasiswa yang kini tengah menjalani proses kaderisasi dai di ADI tidak dipungut biaya apapun. (mg/milla)