Ketua MPR-RI Kunjungi PT RAPP, Dorong Swasta Gerakkan Ekonomi di Masa Pandemi

Sabtu, 05 Juni 2021 18:19
Ketua MPR-RI Kunjungi PT RAPP, Dorong Swasta Gerakkan Ekonomi di Masa Pandemi
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo didampingi Gubernur Riau Syamsuar, Bupati Pelalawan Zukri Misran, Presiden Direktur RAPP, Sihol Aritonang, Presiden Direktur RGE Indonesia, Irsan Syarief beserta Forkompinda meninjau hasil UMKM Batik Bono produksi Rumah Batik Andalan binaan RAPP (APRIL Group), Jumat (4/6/2021), di Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci.

BERTUAHPOS.COM, PELALAWAN – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Bambang Soesatyo mendorong swasta untuk berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Demikian disampaikan Bamsoet saat berkunjung ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari grup usaha Asia Pacific Resources International Limited (APRIL), Jumat (4/6/2021), Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Turut hadir Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho, Bupati Pelalawan Zukri Misran, Wakil Bupati Pelalawan Nasaruddin, Ketua DPRD Pelalawan Baharuddin, Wakapolres Pelalawan Kompol Raden Edi Saputra, dan Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus Sinaga. Sementara Direksi RAPP yang hadir antara lain Presiden Direktur Sihol Aritonang, Chief Operations Officer (COO) Eduward Ginting dan Direktur Operational Support Mhd Ali Shabri.

Ketua MPR RI mengapresiasi langkah RAPP dalam membangun kemitraan dengan masyarakat melalui sejumlah program pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bambang mengatakan perusahaan produsen kertas merek PaperOne ini fokus dalam memberikan perlindungan dan pemulihan sektor UMKM khusus di masa pandemi COVID-19.

“Dari program tersebut lahir CV Mitra Riau Andalan yang memproduksi sabun mandi berbahan alami, sabun cuci tangan, sabun cuci piring, sabun pembersih lantai, dan hand sanitizer. Ada pula Rumah Madu Andalan, wadah bagi para petani Madu Sialang menyalurkan hasil panennya dengan harga kompetitif, serta Rumah Batik Andalan sebagai wadah pembinaan terhadap para pengrajin batik dengan keunggulan Batik Motif Bono serta masih banyak lagi usaha-usaha yang tumbuh dan semakin berkembang,” ujar Bamsoet usai meninjau hasil UMKM sekaligus operasional pabrik RAPP.

Baca: Kontrak Chevron Berakhir 2021, Saatnya Riau Kelola Kekayaan Alam Sendiri

BACA JUGA:  Pasca Banjir, Aktivitas Warga dan Perusahaan RAPP Kembali Normal

Bamsoet menjelaskan, pemberdayaan UMKM tersebut sejalan dengan tujuan SDGs (Sustainable Development Goals) guna mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pada akhir tahun 2020 lalu, APRIL Group juga telah mencanangkan APRIL2030, sebagai wujud dukungan sinergitas pelaku usaha swasta dengan pemerintah dalam mencapai target SDGs pada tahun 2030 mendatang.

“Kita apresiasi komitmen dan aksi nyata yang telah diluncurkan oleh RAPP atau grup APRIL dalam menjawab tantangan SDGs 2030 ke depan. Hal ini selaras dengan program pemerintah yang telah menggagas pendekatan green economy berbasis energi terbarukan untuk pemulihan ekonomi nasional,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga menilai keberadaan APRIL Group secara konsisten telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, daerah dan nasional. Terlihat dari hasil studi yang dilakukan Unit Penelitian Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia yang menyatakan perusahaan di bawah naungan grup Raja Garuda Emas (RGE) ini berkontribusi dalam 6,9 persen ekonomi Riau, 5,4 persen pendapatan rumah tangga di Riau, menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja dan menciptakan lebih dari 90.000 kesempatan kerja tidak langsung.

“Saya berkeliling melihat proses pembuatan kertas PaperOne di RAPP, karyawannya sangat banyak dan saya harap ini dapat membantu perekonomian lokal, membuka lapangan kerja dan berkontribusi kepada pembangunan daerah,” ujar Bamsoet.

Presiden Direktur RAPP, Sihol Aritonang mengatakan APRIL2030 merupakan wujud nyata komitmen perusahaan untuk bersinergi dengan pemerintah Indonesia dalam mewujudkan pembangunan nasional yang ramah lingkungan dan menjalin kemitraan dengan masyarakat. Namun demikian, perlu dukungan dan kolaborasi yang kuat serta kerja keras bersama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

BACA JUGA:  250 Bibit Gaharu Ditanam di HUT Tagana Pelalawan

“APRIL2030 berisikan aksi nyata menjawab masalah iklim, lingkungan dan masyarakat di antaranya dengan menekankan iklim positif, lanskap yang berkembang, kemajuan inklusif dan pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan melakukan aksi nyata dengan memperkuat pemanfaatan energi terbarukan ramah lingkungan. Tujuannya memenuhi 90 persen kebutuhan energi pabrik dan 50 persen energi operasional. Tentu dukungan dari pemerintah sangat berarti dalam mencapai tujuan bersama,” ujar Sihol.

Tinjau Vaksinasi Gotong Royong Perdana di Riau

Pada kesempatan yang sama, Ketua MPR RI juga meninjau pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong bagi Pekerja di RAPP yang telah memasuki hari kedua. Bamsoet berharap dengan adanya program vaksinasi dari Pemerintah dan juga vaksinasi Gotong Royong ini selain mempercepat target kekebalan massal atau herd immunity juga dapat membuat kondisi kembali normal dan memulihkan kondisi perekonomian nasional.

“Vaksinasi Gotong Royong yang pertama kali di sektor industri kehutanan dan perkebunan di Riau tadi saya lihat semua berjalan lancar tidak ada satu masalah apapun, semoga vaksinasi ini bisa memberikan herd immunity bagi masyarakat karena RAPP sudah membeli vaksin ini untuk didistribusikan kepada seluruh karyawan,” ujar Bamsoet usai bertemu karyawan penerima vaksin di RAPP bertempat di Sekolah Mutiara Harapan, Riau Kompleks, Pangkalan Kerinci.

Sihol menjelaskan pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong merupakan bentuk kontribusi Grup APRIL dalam menyukseskan Program Vaksinasi Nasional sebagai agenda prioritas pemerintah yang bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19.

“Vaksinasi ini merupakan upaya perusahaan yang selalu menempatkan kesehatan dan keselamatan karyawan sebagai prioritas utama. Vaksin ini memberikan perlindungan bagi karyawan kami untuk tetap bekerja di era new normal ini dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional khususnya di sektor Hutan Tanaman Industri,” lanjut Sihol.

BACA JUGA:  Tantangan Semakin Berat, Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Penting Wujudkan SDGs di Masa Pandemi 

Secara total, grup RGE Indonesia mengalokasikan sebanyak 43.474 dosis vaksin COVID-19 Sinopharm yang akan diberikan kepada karyawan RGE di seluruh Indonesia secara bertahap. Pada tahap awal, sebanyak 6.000 dosis akan diberikan dan mulai didistribusikan pada akhir Mei ini.

Sihol menambahkan pada vaksinasi tahap pertama, sebanyak 1.800 karyawan perusahaan akan menerima vaksin dan secara bertahap akan menjangkau seluruh karyawan dan keluarga. Pelaksanaan vaksin berlangsung selama 6 hari mulai 3-10 Juni 2021 dan melayani 300 orang per harinya.

RGE mengelola pendistribusian vaksin COVID-19 bagi unit usaha di bawahnya yang bergerak di sektor hutan tanaman industri, perkebunan dan manufaktur antara lain APRIL, Asia Pacific Rayon (APR), Asian Agri, Apical, dan Pacific Oil and Gas (PO&G) serta Tanoto Foundation. Pemberian vaksin COVID-19 akan tersebar di beberapa wilayah meliputi Jakarta, Pelalawan, Medan, Dumai, Balikpapan, Jambi dan Kalimantan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan, Vaksinasi Gotong Royong untuk pekerja yang diinisiasi oleh Kadin Indonesia merupakan bentuk kerjasama antara swasta dan pemerintah dalam mencapai kekebalan komunal sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Sebagaimana diketahui, dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 dinyatakan program vaksinasi Gotong Royong diberikan kepada karyawan termasuk keluarga dan individu yang pembiayaannya dibebankan kepada badan hukum atau badan usaha di Indonesia. (rilis)