Kenaikan Harga Mobil Baru Turut Pengaruhi Permintaan Mobil Bekas di Riau

Jumat, 14 Januari 2022 19:01
Kenaikan Harga Mobil Baru Turut Pengaruhi Permintaan Mobil Bekas di Riau
Ilustrasi jual mobil bekas.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kenaikan harga mobil baru per 1 Januari 2021, ternyata turut mempengaruhi permintaan mobil bekas di Riau. Hal ini lantaran MRP (market ritel price) juga menyesuaikan dengan harga terbaru.

Pemerhati otomotif di Riau Exwil Final mengungkapkan, sejak tahun 2021 lalu permintaan masyarakat terhadap mobil bekas cenderung tertahan akibat berbagai faktor. “Diantaranya pemberlakuan PPKM, kondisi ekonomi, termasuk kebijakan PPnBM,” tuturnya kepada Bertuahpos.com, Jumat, 14 Januari 2021.

Namun, kondisinya saat ini harga mobil baru masih cenderung tinggi meskipun PPnBM tak lagi diberlakukan. Exwil menjelaskan, hal itu disebabkan oleh banyak kemungkinan, salah satunya mengantisipasi kebijakan baru yang mungkin akan dikeluarkan pemerintah.

“Oleh karena harga mobil baru cenderung masih tinggi dan ketersediaan unit terbatas, konsumen mengalihkan perhatian mereka ke mobil bekas,” terangnya.

Baca: Bioskop di Pekanbaru Ditutup Cegah Penyebaran Corona

Seiring berjalannya waktu—pascagelombang kedua pandemi Covid-19 2021 lalu—kata Exwil, kondisi ekonomi masyarakat mulai bangkit. Sehingga turut membuat optimisme ekonomi juga naik. 

Dia menambahkan, tingginya permintaan mobil bekas di Riau juga dipengaruhi harga TBS kelapa sawit. Hampir di sepanjang tahun 2021, grafik pergerakan harga sawit di Riau memang cenderung naik dan tidak dihadapkan pada penurunan harga yang sangat tajam.

“Selama 2021, masyarakat yang punya kebun sawit cukup bagus kondisi ekonomi mereka. Namun cenderung masih menahan diri. Sebab ada banyak fenomena yang kita hadapi di sepanjang tahun 2021, terutama pemberlakukan PPKM yang berkepanjangan, hingga beberapa kebijakan terkait industri otomotif yang dikeluarkan pemerintah,” jelasnya.

Exwil menyebut, sejak pergantian tahun lalu, permintaan konsumen terhadap mobil bekas di Riau diperkirakan naik hingga 15% sampai 20%. “Untungnya, sejauh ini tak ada kendala berarti terutama terhadap ketersediaan stok mobil bekas,” sebutnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.