• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 15 Januari: Pertempuran Laut Aru, Gugurnya Komodor Yos Sudarso

Romi J. by Romi J.
15 Januari 2022
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 15 Januari 1962 malam, tiga kapal perang Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) bergerak secara senyap di Laut Aru. Tiga kapal perang ini bernama KRI Harimau, KRI Matjan Kumbang, dan KRI Matjan Tutul. Misinya adalah untuk mendapatkan informasi kekuatan militer Belanda di Papua Barat.

Selain para perwira dan awak kapal, diatas KRI Matjan Kumbang juga ada Komodor Yos Sudarso, Wakil Panglima ALRI.

Pukul 21.00 WIB, iring-iringan kapal mendeteksi adanya kapal perang lain di lintasan yang akan dilewati. Tiba-tiba, ada pesawat Belanda yang menjatuhkan flare dengan parasut. Lautan seketika terang benderang.

Saat itulah, terlihat 3 kapal perang Belanda yang lebih besar sudah menunggu kapal perang Indonesia. Salah satu kapal Belanda kemudian memberikan tembakan peringatan, yang jatuh di samping KRI Harimau.

KRI Harimau segera membalas tembakan tersebut, namun tak mengenai kapal Belanda. Komodor Yos Sudarso kemudian memerintah untuk kembali. Iring-iringan kapal kemudian berbalik 180 derajat.

Sayangnya, KRI Matjan Tutul macet dan terus berbelok ke kanan. Kapal perang Belanda mengira hal tersebut sebagai manuver serangan. Kapal perang Belanda mengira hal tersebut sebagai manuver sebelum serangan, dan kembali menembaki kapal perang Indonesia.

Dalam situasi genting, Komodor Yos Sudarso akhirnya mengambil keputusan bahwa KRI Matjan Tutut akan dikorbankan, asalkan dua kapal lain selamat. KRI Matjan Tutul kemudian melaju untuk terus menarik perhatian kapal musuh, sementara dua kapal lain menyelamatkan diri.

Kapal Belanda akhirnya memberikan tembakan telak yang menenggelamkan KRI Matjan Tutul. Akibatnya, 24 korban jatuh dari pihak Indonesia karena tenggelam, termasuk Komodor Yos Sudarso. 53 awak KRI Matjan Tutul lainnya jadi tawanan Belanda. (bpc4)

Tags: Arukomodorpertempuran laut aruYos Sudarso
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Laporan Khusus

Catatan Sejarah 15 Januari: Pertempuran Laut Aru, Gugurnya Komodor Yos Sudarso

...

Read moreDetails
Next Post
Penjara 3 tahun

Dinilai Tipu Kontraktor Rp1,3 Miliar, Lurah di Pekanbaru Hanya Dituntut 2,5 Tahun

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.