Catatan Sejarah 15 Januari: Pertempuran Laut Aru, Gugurnya Komodor Yos Sudarso

Sabtu, 15 Januari 2022 05:00
Catatan Sejarah 15 Januari: Pertempuran Laut Aru, Gugurnya Komodor Yos Sudarso

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – 15 Januari 1962 malam, tiga kapal perang Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) bergerak secara senyap di Laut Aru. Tiga kapal perang ini bernama KRI Harimau, KRI Matjan Kumbang, dan KRI Matjan Tutul. Misinya adalah untuk mendapatkan informasi kekuatan militer Belanda di Papua Barat.

Selain para perwira dan awak kapal, diatas KRI Matjan Kumbang juga ada Komodor Yos Sudarso, Wakil Panglima ALRI.

Pukul 21.00 WIB, iring-iringan kapal mendeteksi adanya kapal perang lain di lintasan yang akan dilewati. Tiba-tiba, ada pesawat Belanda yang menjatuhkan flare dengan parasut. Lautan seketika terang benderang.

Saat itulah, terlihat 3 kapal perang Belanda yang lebih besar sudah menunggu kapal perang Indonesia. Salah satu kapal Belanda kemudian memberikan tembakan peringatan, yang jatuh di samping KRI Harimau.

Baca: 419 Jemaah Umrah Indonesia Berangkat ke Mekah

KRI Harimau segera membalas tembakan tersebut, namun tak mengenai kapal Belanda. Komodor Yos Sudarso kemudian memerintah untuk kembali. Iring-iringan kapal kemudian berbalik 180 derajat.

Sayangnya, KRI Matjan Tutul macet dan terus berbelok ke kanan. Kapal perang Belanda mengira hal tersebut sebagai manuver serangan. Kapal perang Belanda mengira hal tersebut sebagai manuver sebelum serangan, dan kembali menembaki kapal perang Indonesia.

Dalam situasi genting, Komodor Yos Sudarso akhirnya mengambil keputusan bahwa KRI Matjan Tutut akan dikorbankan, asalkan dua kapal lain selamat. KRI Matjan Tutul kemudian melaju untuk terus menarik perhatian kapal musuh, sementara dua kapal lain menyelamatkan diri.

Kapal Belanda akhirnya memberikan tembakan telak yang menenggelamkan KRI Matjan Tutul. Akibatnya, 24 korban jatuh dari pihak Indonesia karena tenggelam, termasuk Komodor Yos Sudarso. 53 awak KRI Matjan Tutul lainnya jadi tawanan Belanda. (bpc4)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.