Ini yang Harus Dilakukan Peternak Sapi Jika ASI Indukan Tak Keluar Usai Melahirkan

Sabtu, 27 November 2021 11:44
Ini yang Harus Dilakukan Peternak Sapi Jika ASI Indukan Tak Keluar Usai Melahirkan
Pedet atau bayi sapi.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Saat indukan sapi melahirkan, maka bayi sapi (pedet) harus menyusu ke induk sapi. Hal ini sangat penting untuk padet agar mendapatkan imunitas maksimal dari ASI.

Namun, salah satu kendala yang sering dihadapi oleh peternak sapi saat ASI indukan tidak keluar setelah melahirkan. Sedangkan pedet harus tetap menyusui dalam rentang waktu 3-6 jam.

Menurut dokter hewan Khairul Rizal, dalam rentang waktu 24-48 jam kolostrum memang sangat tinggi. “Sedangkan menyusui bagi pedet sangat diperlukan agar mendapatkan imunitas yang maksimal. Namun masalahnya ASI dari indukan sapi tidak keluar,” tuturnya.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh peternak sapi saat menghadapi situasi seperti ini. Pertama memberikan rangsangan dari luar berupa obat perangsang air susu kepada indukan sapi.

Baca: Kejar Terget Produksi, BOB BSP-Pertamina Hulu Akan Bor 16 Sumur Baru Tahun Ini

Obat ini berfungsi untuk menstimulasi produksi ASI pada sapi yang baru selesai melahirkan. Selanjutnya, dijelaskannya, susu sapi sebaiknya diperah dan dimasukkan ke dot untuk selanjutnya diberikan kepada pedet atau bayi sapi.

“Namun jika padet bisa menghisap langsung ASI dari induknya lebih bagus, karena itu juga turut merangsang produksi ASI. Namun jika tidak, maka pedet harus diberikan ASI yang sudah diperah menggunakan dot,” jelasnya.

Hal lain yang juga penting diperhatikan oleh para peternak sapi, saat indukan sapi baru melahirkan pastikan plasentanya keluar paling lama dalam kurun waktu 12 jam. Jika tidak sebaiknya segera menghubungi dokter hewan. (bpc2)

Saksikan juga video berikut ini:

https://youtu.be/BGrp3z4v8Fs

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.