Harga Babi di AS Naik, Amerika Dihadapkan pada Masalah Pangan

Senin, 08 November 2021 16:36
Harga Babi di AS Naik, Amerika Dihadapkan pada Masalah Pangan
Ilustrasui.

BERTUAHPOS.COM — Naiknya harga babi di Amerika Serikat telah membuat sejumlah pakar menyebut negara Paman Sam berada dalam ancaman masalah pangan baru. 

Di negara bagian California, harga daging babi naik diketahui naik sekitar US$ 8. Kenaikan ini membuat beberapa pakar menyebutnya sebagai bacon apocalypse atau kiamat daging babi asap yang merupakan makanan khas negara bagian terpadat di AS itu.

Harga daging babi di AS diperkirakan makin mahal dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini disebabkan karena masalah rantai pasok dan tekanan inflasi yang dipicu oleh pandemi covid-19.

Ditambah lagi, masalah baru setelah Pemerintah California, AS, mengeluarkan undang-undang kesejahteraan hewan. Dalam peraturan tersebut, pemerintah setempat mengharuskan industri daging babi untuk memberikan jarak kandang induk babi seluas 7,3 meter. Peraturan ini mulai diberlakukan pada awal tahun depan, tepatnya 1 Januari 2022.

Baca: Indonesia Punya Banyak Sawit Untuk Biodiesel China

Dikutip dari CNNIndonesia.com, menanggapi hal tersebut produsen daging babi memprotes kebijakan pemerintah. Pasalnya, regulasi tersebut akan menambah biaya dan membuat pembeli daging babi memilih alternatif daging lain yang lebih terjangkau.

Penikmat daging babi di California menilai rantai pasok sedang tertatih-tatih di ambang bencana “The Great California Bacon Crisis” atau yang berarti kiamat daging babi asap.

Asisten Profesor Departemen Pertanian Universitas Negeri Michigan Trey Malone mengatakan tentu akan ada dampak jangka panjang atas kebijakan ini dan kini isunya menjadi pusat perhatian industri pertanian. (bpc2)

 

Berita Terkini

Sabtu, 27 November 2021 09:55

Debut Gol Cantik Egy di Liga Slovakia

Pemain Indonesia Egy Maulana Vikri berhasil membuat gol debutnya untuk FK Senica, Junat 26 November 2021.

Sabtu, 27 November 2021 09:35

Bimbingan Akademik di Luar Kampus, Ini Kata Unri

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Riau (Unri), Sujianto mengatakan pihaknya akan kesulitan mengontrol jika ada kejadian bimbingan akademik anatara dosen dan mahasiswa dilakukan di luar kampus.

Sabtu, 27 November 2021 08:43

Muncul Varian Botswana, Indonesia Tutup Penerbangan dari Afrika

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi masuknya Covid-19 B.1.1529 atau varian Botswana ke Indonesia.

Sabtu, 27 November 2021 06:29

Rangnick ke MU, Klopp: Bukan Kabar Baik Bagi Tim Lain

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan kedatangan Ralf Rangnick ke Manchester United (MU) bukanlah kabar baik bagi tim-tim Inggris yang lain.

Sabtu, 27 November 2021 05:32

Menang Lawan Myanmar, Tae-Yong: Kepercayaan Diri Pemain Naik

Meski menilai masih banyak kekurangan pasca menang 4-1 melawan Myanmar pada Kamis malam, pelatih Shin Tae-yong menilai kepercayaan diri pemain timnas mulai meningkat.

Sabtu, 27 November 2021 05:00

Catatan Sejarah 27 November: Hari Lahir Abraham Samad, Ketua KPK ke-4

Selama menjabat sebagai Ketua KPK RI ke-4 2011-2015, Abraham Samad mengklaim telah memyelamatkan uang negara dengan nilai triliunan rupiah.

Jumat, 26 November 2021 20:04

Syamsuar: Jamkrida Kerjanya Jangan Monoton

BUMD dorong untuk meniingkatkan dividen

Jumat, 26 November 2021 19:18

APBD Lelet Pembangunan Seret

OPINI

Jumat, 26 November 2021 16:10

Sederet Pebisnis ‘Raksasa’ Incar Ibu Kota Negara Baru

Para pengembang menyatakan kepastian untuk melakukan investasi di Tanah Borneo.