• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gubri Soroti Mobil Mewah Ikut Antre Solar di Pekanbaru, Ekonom: Sudah Jadi Pemandangan Lazim

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 Agustus 2022
kendaraan mewah bbm solar

Gubernur Riau Syamsuar saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Pemagangan Dalam Negeri tahun 2022.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsuar soroti banyaknya mobil mewah ikut antre di SPBU di Pekanbaru, terlebih kendaraan mewah ini ikut mengantre di loket BBM solar bersubsidi.

Dia mengatakan saat ini solar di Riau sedang langka, tidak selayaknya kendaraan mewah juga mengisi BBM solar bersubsidi.

“Sebab masih kedapatan pengendara mobil mewah yang ikut mengantre sampai ke jalan umum, seperti di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Arifin Ahmad dan SM Amin,” katanya, Selasa, 16 Agustus 2022.

“Kita sedang kekurangan energi, solar ini kan memang di seluruh Indonesia seperti itu (langka). Tapi kami pemerintah sudah mengatur agar tidak terjadi kelangkaan,” sebutnya.

Oleh sebab itu, Gubri meminta kepada masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke atas kiranya tidak mengkonsumsi jenis BBM bersubsidi

“Kami mengharapkan dukungan dari pengguna kendaraan-kendaraan yang sepantasnya tidak menggunakan BBM bersubsidi agar bersedia menggunakan BBM non subsidi,” katanya.

Syamsuar juga mengeklaim, pihaknya terus melakukan pemantauan perkembangan pemakaian solar subsidi, terutama untuk pendistribusian yang tidak sesuai peruntukan. “Termasuk kalau ada penyalahgunaan dari SPBU,” tuturnya.

Persoalan ini, sebelumnya juga sempat menjadi sorotan ekonom senior dari Universitas Riau Dahlan Tampubolon, Ph.D. Dahlan mengkritik fenomena masih adanya kendaraan mewah pribadi namun ikut mengantre di loket solar bersubsidi.

Dia mengatakan, antrean panjang kendaraan niaga dan pribadi di SPBU di Pekanbaru beberapa waktu belakangan ini memang juga jadi pemandangan lazim. 

“Ya, sudah jadi pemandangan yang lazim dalam beberapa waktu terakhir ini kendaraan niaga dan kendaraan pribadi antriannya mengular di hampir semua SPBU, terutama antrian bio solar,” tuturnya kepada Bertuahpos.com, Senin, 15 Agustus 2022.

“Ini tentu jadi pemandangan sangat miris, karena di antara antrian tersebut terselip beberapa kendaraan pribadi yang tergolong mewah ikut mengantri, padahal kenderaan tersebut hanya digunakan kepentingan individu. Mampu membeli mobil mahal tapi mau menggunakan solar subsidi,” kritiknya.

Dahlan menyebut, kondisi ini tentu sangat kontras dengan truk dan bus antar kota berplat kuning (angkutan umum) yang harus ikut mengantri, padahal mereka membawa barang dan penumpang ke berbagai tempat di nusantara.  

Akibatnya waktu tempuh yang dijalani kendaraan tersebut menjadi panjang dan biaya operasional mereka membengkak, sebagai dampaknya mereka mengenakan tambahan tarif angkutan.  

“Ujung dari persoalan tersebut adalah kenaikan harga komoditi yang diangkut dan menyebabkan inflasi secara nasional,” tuturnya.

“Persoalan di daerah kita, dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 0,03% pada triwulan kedua dibanding triwulan pertama 2022, akan semakin tergerus oleh inflasi yang disebabkan oleh kenaikan biaya transportasi ini,” sambung Dahlan.

Dia menambahkan, masyarakat mulai merasakan dampaknya, ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang lambat sedangkan inflasi mengejar pertumbuhan tersebut.  

Target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan dalam RKPD Riau 2022 akan sulit tercapai apalagi harga hasil bumi, terutama tandan buah segar yang belum juga bangkit ke harga di atas harga pokok produksi petani.  

“Padahal kita tahu, harga TBS sangat menentukan meriahnya ekonomi Kota Pekanbaru, sebagai barometer geliat ekonomi Riau,” tuturnya.***

Tags: antrean spbubbm solarbbm subsidiBerita Pekanbarukendaraan mewahriausolar langkastok bbm riau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau
Kuliner

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

...

Read moreDetails
BPJN Riau pastikan Jembatan Siak II Pekanbaru aman setelah isu dentuman viral. Hanya satu titik sambungan perlu perawatan segera. Setelah Siak 1, Kini Jembatan Siak 3 Ditutup Total.

Setelah Siak 1, Kini Jembatan Siak 3 Ditutup Total

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

Financial Expo 2026 Dorong Akses Keuangan dan Literasi di Riau

Financial Expo 2026 Dorong Akses Keuangan dan Literasi di Riau

SSB Garuda Junior Juara Regional Riau, Menang 6-1 di Final

SSB Garuda Junior Juara Regional Riau, Menang 6-1 di Final

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Next Post
harga karet riau

Harga Karet di Riau Turun, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.