Dituding Ada Diskriminasi di UMKM 4.0 DIGIPRENEUR Meranti, Panitia ‘Cuci Tangan’, Disperindag Berkilah Uang Lagi Sulit

Jumat, 07 Januari 2022 15:50
Dituding Ada Diskriminasi di UMKM 4.0 DIGIPRENEUR Meranti, Panitia ‘Cuci Tangan’, Disperindag Berkilah Uang Lagi Sulit
Peserta UMKM 4.0 DIGIPRENEUR Kepulauan Meranti.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pelaksanaan kegiatan UMKM 4.0 DIGIPRENEUR yang diselenggarakan oleh pihak Disperindag Kabupaten Kepulauan Meranti berujung tidak menyenangkan dari pihak peserta. Para peserta merasa ada diskriminasi yang mereka terima.

Diberitakan sebelumnya, para peserta kelas 9 protes lantaran mereka merasa didiskriminasi dari kelas-kelas lain yang mendapatkan benefit lebih tinggi. Salah satunya tidak mendapatkan snack saat jam makan siang, dan pihak panitia ketika itu tidak memberikan alasan jelas saat dipertanyakan peserta.

Menanggapi persoalan ini, pihak panitia berkilah bahwa untuk urusan administratif semuanya menjadi kewenangan dari Disperindag Kabupaten Kepulauan Meranti. “Jika ada hal-hal administratif itu wewenang dari orang dinas,” kata pihak panitia teknis acara itu Ramadhani. 

Dia mengatakan bahwa pihak penyelenggara kegiatan ini, secara administrasi adalah Disperindag. “Kami di lapangan melaksanakan kegiatan teknis seperti proses training dan lain-lain. Terkait makan, Snack, dll kami tidak bertanggung jawab. Karena ada panitia dari dinas yang berwenang. Seperti id card, kaos, kartu paket dan web itu dari kami. Jadi, kalau pertanyaannya sekitar pelatihan dan fasilitas yang saya sebutkan tadi kami bisa menjawabnya,” tuturnya.

Baca: Timnas Wanita Kembali Lakukan TC di Jakarta

Sekretaris Disperindag Kabupaten Kepulauan Meranti Syahril mengatakan sejak awal bahwa kegiatan UMKM 4.0 DIGIPRENEUR sudah dipertimbangkan secara matang. Dia menyebut kondisi keuangan daerah yang sedang sulit membuat uang transportasi para peserta tak bisa dicairkan. 

“Memang saat ini  kondisi keuangan daerah sedang sulit, yang menyebabkan uang transportasi peserta tidak dapat dicairkan dan pelayanan kelas yang sedikit berbeda seperti tidak mendapatkan snack di jam istirahat tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi Bertuahpos.com, Jumat, 7 Desember 2021.

“Panitia bekerja ikhlas tanpa mendapatkan honorer untuk membangun daerah, dan harapannya supaya daerah Meranti maju dengan mengadakan pelatihan yang bermanfaat untuk saat ini dan masa mendatang,” ungkapnya memberikan klarifikasi. (bpc11)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.