Bobroknya Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Dinasti Umayyah

Selasa, 16 November 2021 08:50
Bobroknya Kota Mekkah dan Madinah di Zaman Dinasti Umayyah

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Seorang sejarawan barat, Philip K Hitti dalam bukunya History of The Arabs (1937) mencatat keadaan bobrok Kota Mekkah dan Madinah semasa Bani Ummayah. Terkecuali semasa khalifah Umar bin Abdul Aziz, kemewahan menjangkiti Kota Mekkah dan Madinah.

Di kota Mekkah dan Madinah, bermunculan istana dan rumah-rumah mewah. Istana dan rumah mewah ini dilengkapi dengan pembantu, budak, dan barang mewah. Mekkah dan Madinah berubah menjadi kota tempat bagi mereka yang menyukai kemewahan.

Penduduk Mekkah dan Madinah sangat diuntungkan dengan banyaknya jemaah haji yang datang setiap tahun. Mereka berlomba untuk mengeruk keuntungan dan kekayaan sebanyak-banyaknya.

Dengan kemewahan dan kekayaan yang terus mengalir, kesakralan Mekkah dan Madinah perlahan hilang. Dua kota ini berkembang menjadi pusat kenikmatan dunia.

Baca: Langkah Maju, Intelijen Australia Tak Lagi Gunakan Istilah ‘Ekstremisme Islam’

Di Kota Mekkah, dibangun sejenis klub. Klub ini menjadi tempat orang menggantungkan jubahnya, kemudian bersenang-senang, bermain catur, dadu, atau sekedar membaca.

Di Kota Madinah, menjamur rumah-rumah bordil (buyut al-qiyan), yang banyak dikunjungi. Para biduanita budak (qiyan) terus bertambah dari waktu ke waktu. (bpc4)

Berita Terkini

Sabtu, 27 November 2021 06:29

Rangnick ke MU, Klopp: Bukan Kabar Baik Bagi Tim Lain

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan kedatangan Ralf Rangnick ke Manchester United (MU) bukanlah kabar baik bagi tim-tim Inggris yang lain.

Sabtu, 27 November 2021 05:32

Menang Lawan Myanmar, Tae-Yong: Kepercayaan Diri Pemain Naik

Meski menilai masih banyak kekurangan pasca menang 4-1 melawan Myanmar pada Kamis malam, pelatih Shin Tae-yong menilai kepercayaan diri pemain timnas mulai meningkat.

Sabtu, 27 November 2021 05:00

Catatan Sejarah 27 November: Hari Lahir Abraham Samad, Ketua KPK ke-4

Selama menjabat sebagai Ketua KPK RI ke-4 2011-2015, Abraham Samad mengklaim telah memyelamatkan uang negara dengan nilai triliunan rupiah.

Jumat, 26 November 2021 20:04

Syamsuar: Jamkrida Kerjanya Jangan Monoton

BUMD dorong untuk meniingkatkan dividen

Jumat, 26 November 2021 19:18

APBD Lelet Pembangunan Seret

OPINI

Jumat, 26 November 2021 16:10

Sederet Pebisnis ‘Raksasa’ Incar Ibu Kota Negara Baru

Para pengembang menyatakan kepastian untuk melakukan investasi di Tanah Borneo.

Jumat, 26 November 2021 15:30

Erick Thohir Sebut BUMN Buka Peluang Kerjasama dengan Riau

Peluang kerjasama selalu terbuka untuk daerah.

Jumat, 26 November 2021 15:25

Temui Anggota DPR RI dan Kepala Balai Pengelola Transportasi, Wabup Meranti Minta Akses Transportasi Terkoneksi ke Provinsi

Dari 12 Kabupaten Kota di Riau, hanya Meranti yang belum selesai akses transportasi darat untuk menuju ke ibu kota Provinsi (Pekanbaru)

Jumat, 26 November 2021 15:09

Menang Besar Lawan Myanmar, Pemain Timnas Jangan Jumawa

Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan atau Iwan Bule meminta pemain timnas jangan merasa puas ataupun jumawa dengan kemenangan 4-1 atas Myanmar, Kamis malam tadi.