Apple ‘Takut’ Pegawainya ‘Dibajak’ Facebook, Bonus Rp2,5 M Mengucur

Selasa, 04 Januari 2022 09:06
Apple ‘Takut’ Pegawainya ‘Dibajak’ Facebook, Bonus Rp2,5 M Mengucur

BERTUAHPOS.COM — Membelot ke Facebook, merupakan salah satu hal yang paling ditakutkan Apple terhadap para karyawanya. Tak ayal perusahaan teknologi raksasa ini mengucurkan sebesar UD$180 ribu atau setara Rp2,5 miliar kepada beberapa engineer mereka.

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu memberikan bonus kepada engineer di bidang perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan tim operasional berkinerja baik. Nilai bonus beragam, mulai dari US$ 50 ribu hingga US$ 180 ribu.  Bonus diberikan dalam bentuk saham perusahaan.

Kompensasi seperti ini sangat jarang terjadi di Apple, begitu menurut sumber yang dekat dengan masalah tersebut. Para karyawan biasanya menerima gaji pokok dan bonus dalam bentuk tunai. “Saham itu bertahan selama empat tahun dan memberikan insentif untuk tetap di Apple,” demikian dikutip dari Daily Mail yang dilansir katadata.co.id.

Buletin Power On dari Bloomberg menyebut, bahwa bonus itu bertujuan mencegah karyawan membelot ke perusahaan teknologi lain, khususnya Meta. Sebab, Meta mempekerjakan sekitar 100 engineer keluaran Apple dalam beberapa bulan terakhir. “Meta gencar mengembangkan perangkat keras seperti Oculus, jadi perekrutan seperti itu masuk akal.”

Baca: Pengadilan Cabut Hak Politik Edhy Prabowo 3 Tahun

Hal sebaliknya juga bukan tak pernah terjadi, Apple juga pernah ikut membajak karyawan Meta. Produsen iPhone merekrut pimpinan tim komunikasi induk Facebook untuk produk augmented reality (AR) Andrea Schubert.

Upaya tersebut dilakukan Apple seiring dengan rencana pengembangan produk virtual reality (VR) dan AR untuk bersaing di bisnis dunia virtual atau metaverse. Schubert sebelumnya bekerja untuk induk Facebook selama hampir enam tahun.

Apple sedang mengerjakan headset AR dan VR yang tidak diumumkan kapan akan meluncur. Desas-desus terbaru, raksasa teknologi ini bakal menyematkan beberapa modul penginderaan tiga dimensi atau 3D yang sensitif untuk menawarkan pelacakan tangan inovatif pada gadget tersebut.

Headset AR/VR milik Apple itu juga akan mirip dengan produk milik Meta, Oculus Quest. Beberapa prototipe yang sedang diuji termasuk kamera eksternal bisa mengaktifkan beberapa fitur AR. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 25 Januari 2022 12:33

Kado Spesial Awal Tahun, Rifan Financindo Kembali Menjadi Juara Pialang Teraktif

PT Rifan Financindo Berjangka mendapat kado spesial di awal tahun 2022 dengan menerima pengumuman bahwa kembali meraih posisi pertama…

Selasa, 25 Januari 2022 12:14

Cek di Sini, Kalau Mau Tahu Harga Karet di Riau Sepekan ke Depan

Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengeluarkan data harga bahan olahan karet rakyat atau Bokar. Harga ini berlaku untuk sepekan ke depan.

Selasa, 25 Januari 2022 12:03

Ha? Akun IG Giring Ganesha Hilang, PSI Gelabakan

Akun IG Giring Gaseha (@giring) hilang. Kejadian ini cukup mengagetkan bagi PSI. Sebab, belum parnah terjadi hal seperti itu.

Selasa, 25 Januari 2022 11:35

Obati Bisul dengan Barang-barng Dapur Ini

Yang pernah mengalami bisul, pasti merasakan berapa nyerinya. Bisul timbul karena darah kotor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:20

Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi, Usia 10-20 Tahun Rp3.456

Harga TBS sawit di Riau naik lagi. Kenaikan tertinggi terjadi untuk buah kelapa sawit umur 10-20 tahun. Kenaikan disebabkan oleh beberapa faktor.

Selasa, 25 Januari 2022 11:03

Mendagri Malaysia Bahas Ilegal Fishing di Selat Malaka, Apa yang Mereka Sepakati?

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Malaysia Datok Sri Hamzah Bin Zainudin menyatakan negaranya konsen untuk memberantas ilegal fishing

Selasa, 25 Januari 2022 09:37

500 Hektare Kebun Kelapa di Inhil Akan Direplanting Tahun Ini

Sebanyak 500 hektare kebun kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau akan direplanting tahun ini.

Senin, 24 Januari 2022 20:12

Angka Kematian Omicron Rendah, ‘Tak Perlu Panik & Khawatir’

Angka kematian akibat Covid Omicron tergolong rendah. Masyarakat diminta tak panik.

Senin, 24 Januari 2022 19:04

Logam Tanah di Lumpur Lapindo Dikaji, Benarkah Jadi ‘Harta Karun’? 

Potensi logam tanah di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur mencuri perhatian banyak pihak.