• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ahli Ungkap Penerima Vaksin Sinovac Harusnya Dapat 3 Kali Suntikan Vaksin

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 Juni 2021
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Penerima vaksinasi dengan Vaksin  Sinovac seharusnya mendapat 3 kali suntikan vaksin, artinya lebih dari yang sudah diterapkan saat ini. 

“Beberapa yang menerima vaksin Sinovac mungkin memerlukan suntikan booster ketiga,” Ahli dan peneliti Profesor Benjamin Cowling, seorang ahli epidemiologi dari Universitas Hongkong (South China Morning Post).

Sejauh ini, vaksin corona (covid-19) produksi Barat dengan vaksin corona produksi China masih selalu menjadi bahan perbandingan.

Menurut ahli Hongkong, orang yang divaksinasi Covid-19 dengan vaksin Pfizer-BioNTech bakal memiliki tingkat antibodi yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang menerima suntikan Sinovac.

Benjamin Cowling mengatakan studi itu ditugaskan pemerintah yang dilakukan oleh sekolah kesehatan masyarakat HKU dan melibatkan pelacakan respons antibodi dari 1.000 orang yang menerima salah satu vaksin.

Jumlah vaksinasi di Indonesia juga menjadi bahan perbandingan, di mana ada lebih dari 350 pekerja medis telah tertular Covid-19 meski telah divaksinasi dengan Sinovac dan puluhan lainnya dirawat di rumah sakit. 

Ahli Hongkong menilai Pfizer lebih manjur dibanding Sinovac.

Pada Juni lalu, Uruguay merilis data tentang dampak vaksin Sinovac di antara populasinya. Hasilnya lebih dari 90% efektif dalam mencegah penerimaan dan kematian perawatan intensif.

Pemerintah Uruguay juga mempelajari keefektifan vaksin Pfizer-BioNTech di antara 162.047 petugas kesehatan dan orang-orang di atas 80 tahun. 

Mereka mengatakan bahwa suntikan itu 94% efektif untuk mencegah masuk dan kematian di unit perawatan intensif, dan mengurangi infeksi hingga 78%. (bpc2)

Tags: vaksinvaksin pfizervaksin sinovac
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka
Kesehatan

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

...

Read moreDetails

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemilogi Himbau Masyarakat Untuk Lengkapi Vaksin Dan Trus Lakukan Prokes

Dinkes Pekanbaru: Vaksin Meningitis tidak Tersedia di Puskesmas 

Panik, Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis pun Langka

vaksin pmk riau

Antisipasi Penyebaran PMK, Riau Akan Terima 4.200 Dosis Vaksin

vaksinasi PMK

Vaksinasi PMK Sudah Dimulai di Indonesia

Next Post

Tinjau Posko PPKM Skala Mikro, Wabup Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.