Ahli Epidemiologi Tak Setuju Riau Berlakukan PSBB

Jumat, 28 Mei 2021 16:59
Ahli Epidemiologi Tak Setuju Riau Berlakukan PSBB
Tugu Zapin di Pekanbaru, ikon Riau.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ahli Epidemiologi tak setuju dengan rencana kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar [PSBB], tapi lebih setuju PPKM secara ketat.

Sebelumnya usulan PSBB diwacanakan oleh Jubir Covid-19 Riau dr Indra Yovi. Langkah PSBB memungkinkan untuk kembali dilakukan mengingat tingginya angka kasus positif corona di Riau.

Advertisement

Ahli Epidemiologi Riau dr Wildan Asfan Hasibuan mengatakan, ketimbang PSBB lebih baik pemerintah fokus pada Pembatasan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat [PPKM] skala mikro.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Riau juga pernah memberlakukan kebijakan ini. Namun dampaknya belum signifikan dalam upaya menekan angka penyebaran covid-19.

Baca: Wow, Koin Rp50 Tahun 1997 Kini Dihargai Hingga Rp30 Ribu Per Keping

BACA JUGA:  Wagubri Akui Soal Ketergantungan Pangan Riau pada Provinsi Tetangga

“Ada banyak pertimbangan kalau PSBB. Terutama pertimbangan ekonomi masyarakat. Masalah ini nantinya juga akan dirasakan oleh pemerintah,” kata Wildan.

Menurutnya, PPKM di Riau bisa efektif untuk menekan angka penyebaran kasus jika pemberlakukan PPKM dilakukan lebih komitmen dan konsisten, dan penegakan hukumnya berjalan,

Beberapa daerah di Pulau Jawa sudah membuktikan itu. Di mana pemberlakukan PPKM lebih berhasil untuk menekan angka penyebaran kasus. (bpc2)