Warga Pekanbaru Diancam OTK Lewat SMS

Jumat, 27 September 2013 14:24

BERTUAHPOS, PEKANBARU - Tidak terima diancam oleh orang yang tidak dikenalnya melalui pesan singkat Budi Gunawan, warga Jalan Tanjung Datuk Kecamatan Limapuluh, Selasa (24/9) melapor ke kantor polisi.

Isi ancaman yang diterima Budi di Handpone (HP) nya adalah meminta Budi mengirim uang Rp 20 juta, kalau tidak satu dari cucunya akan dibunuh.

Informasi yang dirangkum dikepolisian, pengancaman disertai dengan pemerasan tersebut terjadi, Selasa (24/9), ketika itu Budi sedang berada di rumah. Kemudian, tiba-tiba masuk sebuah pesan singkat atau SMS ke HP miliknya dari HP pelaku dengan nomer 08127607854.

Selanjutnya pesan tersebut dibaca oleh Budi yang bertuliskan ”Selamat pagi pak Budi Gunawan. Saya tidak banyak waktu pak, jadi untuk ini saya langsung saja. Tolong bapak kirimkan uang Rp20 juta ke rekening ini. Itupun kalau bapak sayang dengan kedua cucu bapak yang sekolah di Kuantan. Tapi kalau bapak tidak mengirim, siap-siap saja satu dari cucu bapak saya lenyapkan’

Baca: Bangga, RSUD Arifin Achmad Menyediakan Fasilitas Operasi Jantung

Selanjutnya masuk pesan singkat lainnya dengan tulisan ‘Karena itu untuk keselamatan dari salah satu cucu bapak, saya tunggu kerjasama bapak. Dan ingat, tidak ada gunanya untuk menolak permintaan saya. Setelah bapak kirim, kalau bisa tolong mulai besok bapak pindahkan cucu bapak dan kirim uang nomor rekening CIMB Niaga 51001017xxx’.

Membaca pesan singkat itu korban sempat panik. Namun korban tidak kehilangan akal dan ia melaporkan kejadian itu ke kantor polisi. Dengan harapan pelakunya segera tertangkap.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tedjo SIK saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/9) membenarkan adanya laporan pemerasan itu.”Laporan korban sudah kita terima. Saat ini penyelidikan masih dilakukan untuk melacak posisi pelaku,” ujar Kabid Humas.(tribunpekanbaru)

Berita Terkini

Kamis, 09 April 2020 17:00

Polres Pekanbaru Belum Tetapkan 2 ASN Penerima Dana Calo Sebagai Tersangka

BERTUAHPOS.COM, Pekanbaru – Meski Jaksa menyebutkan terdakwa Wandri, biro jasa, bersama-sama dengan dua ASN Kantor Imigrasi Pekanbaru, Krisna Olivia dan Salman Alfarisi (berkas penuntutan terpisah)…

Kamis, 09 April 2020 13:31

Gubri Masih Kaji Kemampuan Daerah Untuk PSBB

REGIONAL

Kamis, 09 April 2020 10:24

Abu Bakar Ba’asyir Ajukan Asimilasi ke Jokowi

NASIONAL