• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sepenggal Kisah Dari Negeri Tenggelam (3): Proses Evakuasi Sampai Pukul Tiga Pagi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Maret 2017
110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Di hari pertama, proses evakuasi warga di Desa Pulau Rambai, Kecamatan Kampar Timur, Kabupaten Kampar itu, sangat jauh dari kata layak.

Puluhan TNI yang diturunkan ke lokasi, hanya dibekali satu buah speedboat. Sementara warga yang akan dievakuasi sebanyak 1.500 kepala lebih. Sebab itu pula masih banyak warga yang terkurung di rumahnya masing-masing.

Hari pertama dan hari kedua saat musibah banjir itu datang, para TNI ini bahkan melakukan proses evakuasi sampai pukul 03.00 dini hari. “Saya pulang subuh terus,” ujar Babinsa Desa Pulau Rambai, Ayu Wisafrizal saat berbincang dengan bertuahpos.com di sebuah warung kopi, tepat di pinggiran sungat desa itu, setahun yang lalu.

Sejak Senin sore, tanggal 09 Februari 2016, pihak PLTA Koto panjang sudah melayangkan surat pemberitahuan, bahwa pintu air akan dibuka. Masyarakat diminta untuk bersiap-siap. Setelah mendapatkan informasi itu. Ayu menghunugi kepala desa untuk segera diberikan peringatan kepada warganya.

“Kami juga sudah sampaikan ke warga,” katanya. “Mungkin masyarakat berfikir kejadinya masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak begitu parah. Makanya warga tidak terlalu panik.”

Namun sayangnya hal itu jauh dari perkiraan. Air naik begitu cepat hingga membuat warga sama sekali tidak bisa mengemas perkakas rumah tangga mereka secara utuh.

Berbekal sebuah speedboat itulah, proses evakuasi anak-anak dan masyarakat usia lanjut berlangsung selama dua hari. Itupun masih banyak warga yang tidak ingin meninggalkan rumahnya, dan memilih menetap di atas loteng (lantai dua).

Banjir yang menghantam Desa Pulau Rambai pada tahun itu menjadi catatan sejarah banjir terbesar dalam kurun waktu beberpa puluh tahun terakhir. Desa ini di keliling Sungai Kampar yang besar. Perekonomian masyarakat ditopang dengan kebun karet, peternakan hewan dan keramba ikan.

Karena berbentuk pulau, transportasi umum masyarakat untuk menyeberang menggunakan rakit yang terbuat dari kayu. Ketika banjir menghantam desa ini, alat transportasi itu tidak bisa difungsikan, karena operandinya takut dengan arus sungai yang kencang. Jika dipaksakan, maka kemungkinan besar akan hanyut. (Bersambung).

Penulis: Melba Ferry Fadly

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit
Berita Kuansing

Gerakan Indonesia Asri Menggema di Taman Jalur Kuansing, Gerindra Turun Bersihkan Sampah dan Tanam Bibit

...

Read moreDetails
Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Seru! Guru dan Pegawai di Hulu Kuantan Adu Kekompakan, Lomba Tradisional Meriahkan HUT Kuansing ke-27

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Dedikasi Berbuah Pangkat, AKP Syarif Sujono Naik Jadi Kompol, Kapolres Kuansing: Ini Amanah

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Inilah 7 Tools AI untuk Membuat Video dengan Mudah dan Cepat

Cara Mudah Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Cara Memindahkan WA ke HP Baru Tanpa Menghilangkan Chat Lama

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Inilah 5 Tempat Wisata di Nganjuk Jawa Timur yang Harus Kamu Kunjungi

Next Post

Kapolresta Pekanbaru Klaim Selamatkan 2.000 Generasi Muda dari Narkotika

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.