Forum Anak 2016 Syamsuar Justru Tak Menyangka Jadi Bupati

Jumat, 15 April 2016 16:01

BERTUAHPOS.COM (BPC), SIAK – Salah satu agenda Pertemuan  Forum Anak Kabupaten Siak 2016 yang di hadiri Bupati Siak Syamsuar,  Jumat (15/4/2016) dimana dalam hal ini menjadi salah satu upaya mendorong kabupaten menuju kota layak anak melalui program kesejahteraan anak-anak, yang nantinya masuk dalam semua sektor perencanaan pembangunan.

“Dengan adanya organisasi ini nantinya diharapkan para anak-anak yang ada di Kabupaten Siak dapat menjadi penerus bangsa dan dapat mengembangkan organisasi yang ada,” ujar Syamsuar.

Ia juga menambahkan dengan terlibatnya anak-anak dalam organisasi ini dapat menjadi modal pemimpin,”Melaui organisasi, masuk dalam organisasi  nantinya bisa menjadi modal untuk menjadi seorang pemimpin, sebab pemimpin itu tidak harus dari keturunan orang tua,”ujarnya.

Syamsuar juga menceritakan dirinya tidak menyangka bisa menjadi Bupati, sebab dahulu hanya terlahir dari keluarga biasa,”Menjadi seorang pemimpin sebenarnya tidak harus dari keturunan seorang pemimpin, namun menjadi pemimpin itu dapat diciptakan situasional,”sebutnya.

Baca: Kabut Asap Datang, Walikota Pekanbaru Minta 3 OPD Siaga

Dirinya juga mengatakan untuk menjadi pemimpin itu juga harus mempunyai kecerdasan, dan masa depan tergantung pada diri sendiri,”Tak menyangka bisa jadi Bupati, tapi inilah takdir Allah dan dengan usaha serta kerja keras maka impian jadi pemimpin dapat terwujud, kuncinya ialah masa depan itu tergantung pada diri kalian masing-masing, dengan belajar sepenuh hati,”ungkapnya.

Dalam hal ini Bupati Siak melihat situasi  perilaku anak jaman sekarang jauh dari sopan santun, “situasi sekarang di kabupaten Siak ini masih ada kelakuan tidak senonoh, seperti perbuatan seksual, kekerasan terhadap anak,kejahatan  seksual terhadap anak, dan juga anak-anak diluar jam belajar yang main internet hingga larut malam,” katanya.

Selain itu, Syamsuar mengatakan di kabupaten Siak ini daerah yang paling banyak terdapat anak-anak ngelem terdapat di daerah Perawang.

”Daerah kita di Perawang itu banyak sekali anak-anak ngelem, untuk itu masalah lem yang terjadi diperawang, kebijakan  dibuat larangan menjual lem, baik itu di Perawang dan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Siak,”sebut Syamsuar.

Dengan demikian Syamsuar berpesan kepada anak-anak nantinya agar menjadi lebih baik, menjadi anak yang cerdas, berguna bagi nusa dan bangsa.

Dalam Agenda Pertemuan forum anak se kabupaten Siak, diikuti oleh 44 peserta yang terdiri dari Pembina 1 orang dari masing-masing kecamatan,  2 pengurus kabupaten dan peserta forum anak se Kabupaten Siak, yang  nantinya sebagai  lanjutan untuk seleksi dan pengurus forum anak periode 2016-2018.

Pertemuan forum anak ini juga menghadirkan narasumber dari BP3KAP provinsi, serta menampilkan tarian tradisi Zapin oleh forum anak kab. Siak dan juga menampilkan Syair oleh salah satu peserta Forum Anak Siak.

Penulis : Ely