Catatan Sejarah 16 Juni: Perang Belasting di Kamang

Selasa, 16 Juni 2020 08:14
Catatan Sejarah 16 Juni: Perang Belasting di Kamang

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tahun 1908, Kolonial Belanda membebankan berbagai pajak kepada penduduk di Kamang, Agam, Sumatera Barat. Ada beberapa jenis pajak yang dibebankan, seperti pajak tanah dan juga pajak atas hewan.

Masyarakat Kamang tentu merasa keberatan dan menolak membayar pajak ini. Puncaknya, hingga 16 Juni 1908 terjadi perang antara masyararakat dan pemerintah kolonial Belanda. Perang ini dikenal dengan perang Belasting (pajak).

Advertisement

pelopor perang ini adalah Syekh Abdul Manan, yang juga disertai puteranya, H. Ahmad Marzuki.

Untuk memadamkan perang ini, pemerintah Belanda menggunakan pasukan khusus anti gerilya yang bernama Korps Marechaussee te Voet atau lebih dikenal juga dengan pasukan Marsose. Pasukan ini merupakan pasukan yang kenyang pengalaman tempur di perang Aceh. Pasukan ini juga mempunyai peralatan lengkap dan canggih dizamannya.

Baca: Walikota Wujudkan Pasar Agus Salim Menjadi Malioboro ala Pekanbaru

Hasil perang bisa ditebak. Perlawanan masyarakat harus berakhir ketika Syekh Abdul Manan gugur. Sangg putera, Ahmad Marzuki juga ditangkap Belanda. 100 penduduk lainnya juga menjadi korban, dan yang terluka tak diketahui.

Dipihak Belanda, hanya 12 saja yang tewas, dan 20 lainnya luka-luka.

Perang Kamang memang bisa dihentikann Belanda, namun perang Belasting menyebar ke daerah lainnya seperti Manggopoh, Lintau Buo, dan daerah lainnya. (bpc2)

Berita Terkini

Minggu, 25 Oktober 2020 10:01

Kaum Muslimin, Janganlah Terpedaya Harta Kekayaan

#ISLAMPEDIA

Minggu, 25 Oktober 2020 09:31

Silahkan, Nikmati Surga Telaga di Gunung Talamau Sumbar

#gunungtalamau #sumbar

Minggu, 25 Oktober 2020 09:04

Wijatmoko Kembali Pimpin Apindo Riau 5 Tahun Kedepan

#apindoriau #ketuaapindoriau

Minggu, 25 Oktober 2020 09:03

Ini Tips Hijab yang Stylish, Tapi Simpel

LIFESTYLE

Minggu, 25 Oktober 2020 07:31

Inilah Sederet Bisnis Suami Nikita Willy

#bluebird #indrapriawan #nikitawilly

Minggu, 25 Oktober 2020 06:31

Angka Kemiskinan Naik 9,7%, Mahfud MD Sebut Karena Corona

#kemiskinan #mahfud