• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 16 Juni: Perang Belasting di Kamang

Romi J. by Romi J.
16 Juni 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tahun 1908, Kolonial Belanda membebankan berbagai pajak kepada penduduk di Kamang, Agam, Sumatera Barat. Ada beberapa jenis pajak yang dibebankan, seperti pajak tanah dan juga pajak atas hewan.

Masyarakat Kamang tentu merasa keberatan dan menolak membayar pajak ini. Puncaknya, hingga 16 Juni 1908 terjadi perang antara masyararakat dan pemerintah kolonial Belanda. Perang ini dikenal dengan perang Belasting (pajak).

pelopor perang ini adalah Syekh Abdul Manan, yang juga disertai puteranya, H. Ahmad Marzuki.

Untuk memadamkan perang ini, pemerintah Belanda menggunakan pasukan khusus anti gerilya yang bernama Korps Marechaussee te Voet atau lebih dikenal juga dengan pasukan Marsose. Pasukan ini merupakan pasukan yang kenyang pengalaman tempur di perang Aceh. Pasukan ini juga mempunyai peralatan lengkap dan canggih dizamannya.

Hasil perang bisa ditebak. Perlawanan masyarakat harus berakhir ketika Syekh Abdul Manan gugur. Sangg putera, Ahmad Marzuki juga ditangkap Belanda. 100 penduduk lainnya juga menjadi korban, dan yang terluka tak diketahui.

Dipihak Belanda, hanya 12 saja yang tewas, dan 20 lainnya luka-luka.

Perang Kamang memang bisa dihentikann Belanda, namun perang Belasting menyebar ke daerah lainnya seperti Manggopoh, Lintau Buo, dan daerah lainnya. (bpc2)

Tags: Perang BelastingSumbar
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Off Road Pakai Jeep, 2 Jam Menelusuri Pesona Ngarai Sianok Bukittinggi
Berita Pilihan

Off Road Pakai Jeep, 2 Jam Menelusuri Pesona Ngarai Sianok Bukittinggi

...

Read moreDetails
Jalan Lintas Riau ke Sumbar Buka Tutup Akibat Longsor

Jalan Lintas Riau ke Sumbar Buka Tutup Akibat Longsor

Erupsi Gunung Marapi Sumbar: Seorang Pendaki dari UIR Sempat Kirim Shareloc ke Saudaranya.

Erupsi Gunung Marapi Sumbar: Seorang Pendaki dari UIR Sempat Kirim Shareloc ke Saudaranya

keindahan ngarai sianok

Keindahan Ngarai Sianok Diabadikan dalam Duit Rp2.000, Banyak yang Nggak Sadar Kan!

potensi banjir rob

BPBD Riau Minta Warga di Daerah Pesisir Riau Waspadai Banjir Rob

remaja tawuran di padang

Diduga Akan Tawuran, Gerombolan Remaja Bersenjata Tajam di Padang Dibubarkan oleh Polisi

Next Post

CUACA RIAU : Malam Ini Ada Potensi Hujan Tapi Tak Merata

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.