• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

7 Desa di Kampar tidak Diperhatikan Pemerintah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 Februari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Tidak hanya 4 desa yang terisolir di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Ada 7 desa di kecamatan itu yang saat ini sangat memprihatinkan. Ke 7 desa itu adalah Desa Deras Tanjak, Lubuk Bigau, Kebun Tinggi,Pangkalan Kapas, Tanjung Permai dan Desa Tebing Tinggi.

Ketua Persatuan Anak Negeri Pangkalan Kapas (Pangkas), Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Arika Harmon, menjelaskan secara rinci tentang kondisi masyarakat di desa ini.

“Kami merasa tidak dipedulikan. Baik oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, maupun Pemerintah Provinsi Riau,” katanya kepada bertuahpos.com.

Dia menambahkan, karena kurangnya fasilitas, sarana dan prasarana di desa ini. Jalan poros utama di 7 desa rusak parah, bahkan hinga ke perbatasan Sumatra Barat. Kondisi jalan yang sangat memprihatinkan, tanpa semenisasi dengan jalur lintas yang curam, membuat ribuan masyarakat di desa itu terpaksa harus menjalani kehidupan seadanya.

Menurut Arika, masalah infrastuktur adalah faktor utama yang menyebabkan masyarakat di desa ini kesulitan ekonomi.

Bertuahpos.com bersama rekan media lainnya menelusuri jalur itu sejauh 84 kilometer. Dimulai dari simpang masuk Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, hanya lebih kurang 5 kilo meter mengemudi di jalan beraspal saat masuk, setelah itu hingga ke Desa Lubuk Bigau,  jalan curam dan terjal tanpa ada semenisasi harus dilintasi masyarakat desa ini.

Selain itu, banyak juga kondisi jembatan, sebagai jalur utama masyarakat untuk beraktifitas, yang terbuat dari kayu belum dilakukan box coulver. Di saat musim hujan berkepanjangan seperti ini, ke 7 desa itu sangat terisolir. Jembatan lapuk ambruk, badan jalan tertimbun akibat longsor, berlumpur dan berlubang.

Misalnya saja, pada saat musibah banjir yang menghantam pada bulan November 2015 lalu. Sebanyak lebih kurang 22 titik longsor di sepanjang jalur itu, harus memutuskan akses masyarakat.

Arika menyebutkan, sudah sejak lama, masyarakat di desa tersebut meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Provinsi Riau agar dilakukan perbaikan. Tapi sampai saat ini harapan masyarakat tidak terealisasi secara baik.

“Kami sebagai masyarakat tidak pernah menuntut banyak kepada pemerintah. Asal jalan di kampung kami bagus, itu sudah cukup. Akses perekonomian masyarakat akan hidup kembali. Kalau seperti ini, bagaimana perekonmian masyarakat bisa tumbuh. Jutru semakin terpuruk,” ujar Husni, salah seorang warga Tajung Karang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Penulis: Melba
 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Terapkan Plastik Berbayar, Pengusaha Diminta Tempelkan Stiker Pemberitahuan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.