Pencegahan Covid-19, Forikan Siak Ajak Ibu Hamil Konsumsi Ikan

Rabu, 08 Juli 2020 08:36
Pencegahan Covid-19, Forikan Siak Ajak Ibu Hamil Konsumsi Ikan

BERTUAHPOS.COM, SIAK – Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Siak terus mendukung pemerintah melalui kampanye Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemar Ikan) untuk mencegah stunting dan meningkatkan imunitas tubuh sebagai pencegahan Covid-19.

Forikan juga menggelar kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan lokal bagi ibu hamil serta masyarakat. Kegiatan ini bekerja sama dengan PT Bumi Siak Pusako (BSP) untuk 14 Kecamatan di Siak.

Advertisement

Ketua Forikan Kabupaten Siak, Rasidah Alfedri mengatakan pelatihan itu bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal demi pemenuhan gizi anggota keluarga.

“Pelatihan pertama ini kami turun di kecamatan Kandis dan Minas. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal demi pemenuhan gizi sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, agar terhindar Covid-19,” kata Rasidah saat pelatihan mengolah ikan di Aula Kelurahan Telaga Sam-sam Kecamatan Kandis, Selasa 7 Juli 2020 kemarin.

Baca: Pengurus PAC dan PR Muslimat NU se Kecamatan Pelangiran Resmi Dilantik

Selain meningkatkan kekebalan tubuh, ia juga berharap dapat memenuhi ketercukupan gizi yang dibutuhkan bagi pertumbuhan anak-anak supaya baik dan berkualitas.

Dalam pelatihan, istri Bupati Siak itu sempat membawa langsung koki yang bekerja disalah satu resto di Siak asal Gresik, Jawa Timur, Fitra Nugraha.

Fitra Nugraha sebagai koki pada pelatihan mengolah makanan berbahan ikan itu mengatakan, tingkat kecerdasan dan etos kerja yang tinggi pada masyarakat Jepang dipengaruhi dengan banyak mengkonsumsi ikan.

Kemudian kata dia, dalam mengolah ikan agar tidak terlalu matang khususnya digoreng atau direbus, karena akan mengurangi kualitas kandungan gizi dan mineral dalam ikan itu. Meski demikian, ia tidak menyarankan mengonsumsi makanan atau memasak masih dalam kondisi mentah.

“Masak ikan baik itu digoreng maupun direbus jangan sampai terlalu lama atau terlalu matang karena itu bisa menghilangkan kandungan gizinya,” kata Fitra.

Chef asal Gresik itu menambahkan, jika ingin mengganti penyedap masakan, bisa menggunakan udang ebi kering yang sudah dijadikan bubuk dan minyak wijen bisa menghilangkan bau amis pada ikan.

Dikesempatan itu, menu ikan yang diolah oleh chef Fitra saat pelatihan adalah Tuna steak sambal mata dan Dim Dum Hakaw ikan Tenggiri. (adv)