• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Terus Ditemukan, Jumlah Sementara Korban Meninggal Dunia Tsunami Selat Sunda 373 Orang

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 Desember 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Tim SAR gabungan masih terus menemukan korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda. Data sementara hingga Senin, 24 Desember 2018, pukul 17.00 WIB menunjukkan korban meninggal dunia jadi 373 orang.

Sementara korban luka-luka tercatat 1.456 orang, dan 129 lainnya dilaporkan hilang. 5.665 orang jadi pengungsi.

“Diperkirakan korban masih bertambah,” tulis Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho akun media sosolial twitternya, @Sutopo_PN.

Ditambahkan Sutopo, ratusan rumah, puluhan toko, puluhan hotel dan vila, serta ratusan kapal juga rusak akibat terjangan tsunami.

Daerah yang paling parah terdampak adalah Kabupaten Pandeglang, Banten. Di wilayah ini, lanjut Sutopo, terdiri dari pesisir pantai yang banyak dikunjungi masyarakat. Apalagi, saat terjadinya tsunami bertepatan dengan long weekend.

“Sehingga ketika tiba-tiba diterjang tsunami, timbul korban banyak,” pungkas Sutopo.

Sebelumnya, tsunami tiba-tiba mengguncang pesisir Selat Sunda, Sabtu 22 Desember 2018 malam pada pukul 21.27 WIB. Daerah yang terdampak diantaranya adalah Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan. 

Tsunami ini diduga disebabkan oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Pantauan terhadap Gunung Anak Kralatau terus dilakukan, yang setiap hari erupsi. 2 kilometer dari puncak Anak Krakatau dinyatakan zona bahaya. (bpc2)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Viral, Video Ma'ruf Amin Ucapkan Selamat Natal Tersebar di Media Sosial

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.